- Penebaran Benih Ikan Di Sejumlah Wilayah Perairan Umum Kabupaten Purworejo
- DLHP Purworejo Jadi Narasumber Pembinaan Lingkungan Hidup Kodim 0708
- DLHP Purworejo Gelar Evaluasi Retribusi Persampahan dan Penandatanganan Kerja Sama Tahun 2026
- Bank Sampah Anggrek Asri Borokulon Kumpulkan Tabungan Sampah Sampai Rp7 Juta
- Kunjungan Kerja Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah
- Kegiatan Bulan Mutu Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP)
- Seimbangkan Ekonomi dan Ekologi, DLHP Purworejo Gelar Rembug Bareng PAD Produktif
- Pantau Kualitas Air Sungai, DLHP Kabupaten Purworejo Terjunkan PPC ke DAS Bogowonto
- Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional
- Pengelolaan Sampah Menjadi Salah Satu Tantangan Sekaligus Prioritas Dalam Menjaga Kualitas Lingkungan Hidup
Penebaran Benih Ikan Di Sejumlah Wilayah Perairan Umum Kabupaten Purworejo

Selasa, 26 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perikanan bersama penyuluh perikanan melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan di sejumlah wilayah perairan umum Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelestarian sumber daya perikanan melalui pemulihan dan penambahan populasi ikan di perairan umum.
Penebaran benih ikan bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan, melestarikan keanekaragaman hayati, serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan agar tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan sumber protein hewani bagi masyarakat sekitar.
Pada kegiatan tersebut, benih ikan yang ditebar terdiri dari jenis Tawes dan Nilem dengan total sebaran di beberapa lokasi, yaitu Desa Girimulyo, Kecamatan Kemiri sebanyak 5.000 ekor, Desa Ngaglik, Kecamatan Gebang sebanyak 3.000 ekor, Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen sebanyak 3.000 ekor, serta Desa Sumbersari, Kecamatan Butuh sebanyak 3.000 ekor.
Pelaksanaan penebaran benih ikan dilakukan bersama Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas), warga setempat, hingga pelajar sekolah dasar. Keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini menjadi sarana edukasi sejak dini untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga serta melestarikan lingkungan perairan.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga ekosistem perairan dan turut berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian sumber daya alam. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur terkait menjadi langkah penting dalam mewujudkan lingkungan perairan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.



