- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
- Pasukan Ungu DLHP Bersihkan Jalur Karnaval Sekolah Pasca Pelaksanaan Karnaval
Penebaran Benih Ikan Di Sejumlah Wilayah Perairan Umum Kabupaten Purworejo

Selasa, 26 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perikanan bersama penyuluh perikanan melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan di sejumlah wilayah perairan umum Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelestarian sumber daya perikanan melalui pemulihan dan penambahan populasi ikan di perairan umum.
Penebaran benih ikan bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan, melestarikan keanekaragaman hayati, serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan agar tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan sumber protein hewani bagi masyarakat sekitar.
Pada kegiatan tersebut, benih ikan yang ditebar terdiri dari jenis Tawes dan Nilem dengan total sebaran di beberapa lokasi, yaitu Desa Girimulyo, Kecamatan Kemiri sebanyak 5.000 ekor, Desa Ngaglik, Kecamatan Gebang sebanyak 3.000 ekor, Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen sebanyak 3.000 ekor, serta Desa Sumbersari, Kecamatan Butuh sebanyak 3.000 ekor.
Pelaksanaan penebaran benih ikan dilakukan bersama Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas), warga setempat, hingga pelajar sekolah dasar. Keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini menjadi sarana edukasi sejak dini untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga serta melestarikan lingkungan perairan.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga ekosistem perairan dan turut berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian sumber daya alam. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur terkait menjadi langkah penting dalam mewujudkan lingkungan perairan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.



