- Evaluasi Kinerja Dan Sosialisasi Perpanjangan Perjanjian Kerja
- Menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik
- Patroli Lingkungan dan Aksi Korve berhasil kumpulkan 463 kilogram sampah
- Memberikan Pembekalan Kepada Seluruh Murid Mengenai Pentingnya Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
- Koordinasi Pelayanan Pengurusan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP)
- Meningkatkan Pemahaman Dan Kesadaran Peserta Didik Mengenai Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri
- Tim Stranas Kunjungi TPA Purworejo dalam Rangka Monitoring Pengelolaan Sampah
- Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Organik di SMP Negeri 30 Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Sampah Masyarakat Desa Gunungwangi
- Koordinasi dan Pembinaan PPPK DLHP, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme ASN
Penebaran Benih Ikan Di Sejumlah Wilayah Perairan Umum Kabupaten Purworejo

Selasa, 26 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perikanan bersama penyuluh perikanan melaksanakan kegiatan penebaran benih ikan di sejumlah wilayah perairan umum Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelestarian sumber daya perikanan melalui pemulihan dan penambahan populasi ikan di perairan umum.
Penebaran benih ikan bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan, melestarikan keanekaragaman hayati, serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan agar tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan sumber protein hewani bagi masyarakat sekitar.
Pada kegiatan tersebut, benih ikan yang ditebar terdiri dari jenis Tawes dan Nilem dengan total sebaran di beberapa lokasi, yaitu Desa Girimulyo, Kecamatan Kemiri sebanyak 5.000 ekor, Desa Ngaglik, Kecamatan Gebang sebanyak 3.000 ekor, Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen sebanyak 3.000 ekor, serta Desa Sumbersari, Kecamatan Butuh sebanyak 3.000 ekor.
Pelaksanaan penebaran benih ikan dilakukan bersama Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas), warga setempat, hingga pelajar sekolah dasar. Keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini menjadi sarana edukasi sejak dini untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga serta melestarikan lingkungan perairan.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga ekosistem perairan dan turut berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian sumber daya alam. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur terkait menjadi langkah penting dalam mewujudkan lingkungan perairan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.



