LEPAS

By DLHP 13 Mei 2026, 19:24:08 WIB

LEPAS

(LAYANAN EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH)

 

Pengelolaan sampah di Kabupaten Purworejo masih menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan peningkatan edukasi dan partisipasi masyarakat. Berdasarkan data persampahan Kabupaten Purworejo tahun 2025, jumlah timbulan sampah mencapai 118.209,05 ton per tahun atau sekitar 323,86 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil dikelola baru sekitar 81.412,74 ton (68,87%), sedangkan 36.796,31 ton (31,13%) masih belum terkelola secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Selain itu, kapasitas tempat pemrosesan akhir juga menghadapi tekanan yang semakin besar. TPA Jetis menerima sekitar 60-70 ton  sampah per hari dan telah mengalami kondisi overload.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sepertiga sampah yang dihasilkan masyarakat masih belum tertangani dengan baik. Salah satu penyebab utama adalah belum optimalnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya. Edukasi pengelolaan sampah yang selama ini dilakukan belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan dan terukur.

Layanan Edukasi Pengelolaan Sampah (LEPAS) adalah inovasi yang dikembangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo sebagai respon terhadap permasalahan pengelolaan sampah yang semakin kompleks melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung di TPA Jetis. Melalui inovasi LEPAS, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan sampah, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pengolahan sampah organik, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan edukasi dilaksanakan secara langsung sehingga dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, kelompok masyarakat, hingga pelaku usaha.

Layanan ini hadir untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan serta bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah secara benar, mulai dari pengurangan, pemilahan, pemanfaatan, hingga pengolahan sampah di sumbernya.