- DLHP Akan perkuat Pengelolaan Sampah Melalui Inovasi LEPAS
- Kadin Serahankan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat
- Pengambilan Sampling Air Di Sejumlah Aliran Sungai Wilayah Kecamatan Loano
- Kegiatan Sosialisasi Peraturan Desa tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
- Pembahasan Uji Substansi Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah
- Pengiriman Sampel Udang, Ikan, Dan Air Budidaya Untuk Dilakukan Pengujian Laboratorium
- DLHP Laksanakan Monitoring dan Pembinaan di SPPG Sucenjurutengah
- Kegiatan Evaluasi Program Kampung Iklim (Proklim) di Kecamatan Bener dan Kecamatan Loano
- Pengambilan Sampel Komoditas Perikanan Budidaya
- Kepala Dinas Menekankan Kepada Semua Pegawai Pentingnya Peningkatan Pelayanan Publik
Pengambilan Sampling Air Di Sejumlah Aliran Sungai Wilayah Kecamatan Loano

Senin, 11 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Penaatan Lingkungan melaksanakan kegiatan pengambilan sampling air Semester I Tahun 2026 di sejumlah aliran sungai wilayah Kecamatan Loano. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemantauan kualitas lingkungan hidup yang dilaksanakan secara berkala guna mengetahui kondisi mutu air sungai serta sebagai langkah pengendalian terhadap potensi pencemaran lingkungan di wilayah Kabupaten Purworejo.
Pengambilan sampel dilakukan pada beberapa titik pantau, di antaranya aliran Sungai Desa Banyuasin Kembaran, dan Sungai Desa Guyangan. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengambilan sampel air permukaan sesuai standar operasional dan metode teknis yang berlaku, dengan memperhatikan kondisi lapangan, debit aliran, serta aktivitas masyarakat di sekitar badan sungai. Sampel yang telah diambil selanjutnya akan dilakukan pengujian laboratorium untuk mengetahui kondisi kualitas air berdasarkan beberapa parameter penting.
Adapun parameter pengujian meliputi parameter fisik, kimia, dan biologis, antara lain suhu, pH, Total Suspended Solid (TSS), Dissolved Oxygen (DO), Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), amonia, fosfat, nitrat, serta parameter mikrobiologi. Pengujian parameter BOD dan COD menjadi salah satu indikator penting dalam mengetahui tingkat kandungan bahan organik maupun potensi pencemaran yang terdapat di badan air. Selain itu, parameter DO digunakan untuk mengetahui kadar oksigen terlarut yang berpengaruh terhadap keberlangsungan biota perairan.
Kegiatan monitoring kualitas air ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi terkait kondisi mutu air sungai yang nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi serta dasar dalam penyusunan kebijakan dan langkah pengendalian pencemaran lingkungan. Hasil pengujian laboratorium juga menjadi bagian penting dalam upaya pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan pencemaran, baik yang berasal dari limbah domestik, pertanian, maupun kegiatan usaha di sekitar wilayah aliran sungai.



