- Pentingnya Ketepatan Waktu dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas
- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
Pengiriman Sampel Udang, Ikan, Dan Air Budidaya Untuk Dilakukan Pengujian Laboratorium

Rabu, 6 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan pengiriman sampel udang, ikan, dan air budidaya untuk dilakukan pengujian laboratorium di Balai Kesehatan Ikan dan Kelayakan Hasil Perikanan (BKIKHP) Kelas A Jawa Tengah, Semarang. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran hama serta penyakit ikan di wilayah Kabupaten Purworejo.
Sampel yang dikirim merupakan hasil pengambilan dari beberapa lokasi budidaya perikanan di Kabupaten Purworejo. Sampel udang diambil dari tambak milik Saudara Sujono yang berlokasi di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag. Pengambilan dilakukan pada dua petak tambak dengan jumlah masing-masing 10 ekor udang per kolam sebagai sampel uji.
Selain itu, pengambilan sampel ikan lele dan air budidaya juga dilaksanakan di kolam budidaya milik KDMP Dukuhdungus, Desa Dukuhdungus, Kecamatan Grabag. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga kolam budidaya dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air dan kesehatan ikan budidaya secara menyeluruh.
Adapun parameter pengujian kualitas air yang dilakukan meliputi Total Dissolved Solid (TDS), Dissolved Oxygen (DO), Fe, Biological Oxygen Demand (BOD), amonia, nitrat, nitrit, fosfat, serta pengujian terhadap keberadaan jamur dan bakteri Aeromonas. Sementara itu, untuk sampel udang dilakukan pengujian terhadap penyakit viral yang berpotensi menimbulkan kerugian besar pada sektor budidaya, yaitu White Spot Syndrome Virus (WSSV) dan Infectious Myonecrosis Virus (IMNV).
Melalui pengujian laboratorium ini diharapkan dapat diketahui kondisi kesehatan ikan dan udang budidaya serta kualitas media budidaya yang digunakan oleh para pembudidaya. Hasil pengujian laboratorium direncanakan akan disampaikan dalam waktu maksimal tujuh hari kerja setelah sampel diterima oleh pihak laboratorium.



