- Evaluasi Kinerja Dan Sosialisasi Perpanjangan Perjanjian Kerja
- Menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik
- Patroli Lingkungan dan Aksi Korve berhasil kumpulkan 463 kilogram sampah
- Memberikan Pembekalan Kepada Seluruh Murid Mengenai Pentingnya Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
- Koordinasi Pelayanan Pengurusan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP)
- Meningkatkan Pemahaman Dan Kesadaran Peserta Didik Mengenai Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri
- Tim Stranas Kunjungi TPA Purworejo dalam Rangka Monitoring Pengelolaan Sampah
- Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Organik di SMP Negeri 30 Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Sampah Masyarakat Desa Gunungwangi
- Koordinasi dan Pembinaan PPPK DLHP, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme ASN
Pengiriman Sampel Udang, Ikan, Dan Air Budidaya Untuk Dilakukan Pengujian Laboratorium

Rabu, 6 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan pengiriman sampel udang, ikan, dan air budidaya untuk dilakukan pengujian laboratorium di Balai Kesehatan Ikan dan Kelayakan Hasil Perikanan (BKIKHP) Kelas A Jawa Tengah, Semarang. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran hama serta penyakit ikan di wilayah Kabupaten Purworejo.
Sampel yang dikirim merupakan hasil pengambilan dari beberapa lokasi budidaya perikanan di Kabupaten Purworejo. Sampel udang diambil dari tambak milik Saudara Sujono yang berlokasi di Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag. Pengambilan dilakukan pada dua petak tambak dengan jumlah masing-masing 10 ekor udang per kolam sebagai sampel uji.
Selain itu, pengambilan sampel ikan lele dan air budidaya juga dilaksanakan di kolam budidaya milik KDMP Dukuhdungus, Desa Dukuhdungus, Kecamatan Grabag. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga kolam budidaya dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air dan kesehatan ikan budidaya secara menyeluruh.
Adapun parameter pengujian kualitas air yang dilakukan meliputi Total Dissolved Solid (TDS), Dissolved Oxygen (DO), Fe, Biological Oxygen Demand (BOD), amonia, nitrat, nitrit, fosfat, serta pengujian terhadap keberadaan jamur dan bakteri Aeromonas. Sementara itu, untuk sampel udang dilakukan pengujian terhadap penyakit viral yang berpotensi menimbulkan kerugian besar pada sektor budidaya, yaitu White Spot Syndrome Virus (WSSV) dan Infectious Myonecrosis Virus (IMNV).
Melalui pengujian laboratorium ini diharapkan dapat diketahui kondisi kesehatan ikan dan udang budidaya serta kualitas media budidaya yang digunakan oleh para pembudidaya. Hasil pengujian laboratorium direncanakan akan disampaikan dalam waktu maksimal tujuh hari kerja setelah sampel diterima oleh pihak laboratorium.



