- Pentingnya Ketepatan Waktu dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas
- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
DLHP Akan perkuat Pengelolaan Sampah Melalui Inovasi LEPAS

Senin, 11 Mei 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Inovasi LEPAS (Layanan Edukasi Pengelolaan Sampah) yang bertempat di Ruang Adipura DLHP.
Kegiatan bimbingan teknis dipimpin langsung oleh Kepala DLHP Kabupaten Purworejo, serta didampingi oleh pejabat struktural maupun pejabat fungsional di lingkungan dinas. Turut hadir, tim teknis terkait yang nantinya akan terlibat dalam pelaksanaan dan pengembangan inovasi LEPAS sebagai salah satu program edukatif.
Dalam arahannya, Kepala Dinas menyampaikan bahwa inovasi LEPAS merupakan upaya untuk memperkuat edukasi lingkungan kepada masyarakat melalui pendekatan yang lebih komunikatif, partisipatif, dan mudah dipahami. Program ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran sekaligus sarana peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mulai dari pengurangan sampah, pemilahan, pemanfaatan kembali, hingga pengolahan sampah secara berkelanjutan.
Bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan kesiapan tim pelaksana dalam mengimplementasikan inovasi LEPAS di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi dan penyamaan persepsi terkait mekanisme pelaksanaan, materi edukasi, metode penyampaian, serta strategi pengembangan program agar dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.



