- Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, 54 Sekolah di Purworejo Ikuti Sosialisasi Program Adiwiyata
- Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan responsif
- Bank Sampah Resik Becik konsisten mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya
- Aksi bersih sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Expo Purworejo 2026.
- Aksi bersih sampah pasca Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-195
- Wujud nyata kepedulian dan kebersamaan keluarga besar DLHP
- Asesmen Laboratorium Lingkungan sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan pengujian lingkungan dan penguatan sistem manajemen laboratorium
- Penanaman Pohon Cabai Sebagai Pelestarian Tanaman Berkhasiat Serta Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau
- Rapat Koodinasi Penguatan Kinerja Sopir kendaraan operasional Bidang PPKH
- Persiapan Akreditasi Laboratorium Lingkungan untuk meningkatkan hasil uji lingkungan
Penanaman Mangrove di Wisata Demang Gedi

Purworejo, 18 September 2025 – Sebagai bentuk upaya konservasi dan mitigasi perubahan iklim, kegiatan penanaman Mangrove dilaksanakan di kawasan Wisata Mangrove Demang Gedi, Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo pada Kamis (18/9). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo dengan Kodim 0708 Purworejo.
Dinas Lingkungan Hidup dan Perikana menyelenggarakan
kegiatan penerimaan dan pelantikan calon anggota Saka Kalpataru tahun 2025 yang
dilaksankan di Ruang Adipura DLHP yang diikuti oleh 45 peserta dari berbagai
sekolah di Kabupaten Purworejo, yang terdiri atas 9 SMA, 1 Madrasah Aliyah, dan
3 SMK.
Sebanyak 200 bibit mangrove jenis “Rhizophora mucronata” berhasil dibibitkan dalam kegiatan tersebut.
Jenis mangrove ini dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap
kondisi pesisir serta efektif dalam menahan laju abrasi dan mengurangi dampak
gelombang tsunami. Tak hanya itu, mangrove juga memiliki kemampuan serapan
karbon yang tinggi, menjadikannya salah satu solusi alami dalam menghadapi
perubahan iklim global.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekologis,
tetapi juga mengandung nilai edukatif bagi generasi muda, khususnya calon
anggota Saka Kalpataru. Para peserta mendapatkan pembelajaran langsung mengenai
pentingnya ekosistem mangrove serta manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memperkuat
ketahanan ekosistem pesisir, tetapi juga untuk membangun kesadaran generasi
muda agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh semangat
kolaboratif antara TNI, masyarakat, dan generasi muda dalam menjaga dan
melestarikan lingkungan hidup, khususnya ekosistem pesisir yang semakin rentan
akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.


