- Pelestarian Tanaman Bernilai Etnobotani di Purworejo
- Pelepasan Tukik Penyu Lekang
- Langkah Inovatif Menuju Produksi Garam dan Air Minum
- Koordinasi Penyusunan Dan Pemantapan Inovasi LEPAS (Layanan Edukasi Pengelolaan Sampah).
- Pentingnya Membangun Kesadaran Bersama Dalam Menjaga Lingkungan
- Penanganan Sampah Pasca Pelaksanaan Bhayangkara Fun Run
- DLHP dampingi pengelolaan Bank Sampah di Desa Kaligesing
- Pembekalan Program Adiwiyata dan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) bagi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) dan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM)
- Sosialisasi dan Koordinasi Calon Penerima Hibah Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bank Sampah Tahun 2026
- PPPK DLHP Purworejo Ikuti Sosialisasi Perpanjangan Perjanjian Kerja Secara Daring
Penanaman Mangrove di Wisata Demang Gedi

Purworejo, 18 September 2025 – Sebagai bentuk upaya konservasi dan mitigasi perubahan iklim, kegiatan penanaman Mangrove dilaksanakan di kawasan Wisata Mangrove Demang Gedi, Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo pada Kamis (18/9). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo dengan Kodim 0708 Purworejo.
Dinas Lingkungan Hidup dan Perikana menyelenggarakan
kegiatan penerimaan dan pelantikan calon anggota Saka Kalpataru tahun 2025 yang
dilaksankan di Ruang Adipura DLHP yang diikuti oleh 45 peserta dari berbagai
sekolah di Kabupaten Purworejo, yang terdiri atas 9 SMA, 1 Madrasah Aliyah, dan
3 SMK.
Sebanyak 200 bibit mangrove jenis “Rhizophora mucronata” berhasil dibibitkan dalam kegiatan tersebut.
Jenis mangrove ini dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap
kondisi pesisir serta efektif dalam menahan laju abrasi dan mengurangi dampak
gelombang tsunami. Tak hanya itu, mangrove juga memiliki kemampuan serapan
karbon yang tinggi, menjadikannya salah satu solusi alami dalam menghadapi
perubahan iklim global.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekologis,
tetapi juga mengandung nilai edukatif bagi generasi muda, khususnya calon
anggota Saka Kalpataru. Para peserta mendapatkan pembelajaran langsung mengenai
pentingnya ekosistem mangrove serta manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memperkuat
ketahanan ekosistem pesisir, tetapi juga untuk membangun kesadaran generasi
muda agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh semangat
kolaboratif antara TNI, masyarakat, dan generasi muda dalam menjaga dan
melestarikan lingkungan hidup, khususnya ekosistem pesisir yang semakin rentan
akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.



