- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
- Pasukan Ungu DLHP Bersihkan Jalur Karnaval Sekolah Pasca Pelaksanaan Karnaval
- DLHP Kabupaten Purworejo Gelar Apel Pagi, Bahas Persiapan Karnaval dan Kinerja Bulan Agustus
Penanaman Mangrove di Wisata Demang Gedi

Purworejo, 18 September 2025 – Sebagai bentuk upaya konservasi dan mitigasi perubahan iklim, kegiatan penanaman Mangrove dilaksanakan di kawasan Wisata Mangrove Demang Gedi, Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo pada Kamis (18/9). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo dengan Kodim 0708 Purworejo.
Dinas Lingkungan Hidup dan Perikana menyelenggarakan
kegiatan penerimaan dan pelantikan calon anggota Saka Kalpataru tahun 2025 yang
dilaksankan di Ruang Adipura DLHP yang diikuti oleh 45 peserta dari berbagai
sekolah di Kabupaten Purworejo, yang terdiri atas 9 SMA, 1 Madrasah Aliyah, dan
3 SMK.
Sebanyak 200 bibit mangrove jenis “Rhizophora mucronata” berhasil dibibitkan dalam kegiatan tersebut.
Jenis mangrove ini dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap
kondisi pesisir serta efektif dalam menahan laju abrasi dan mengurangi dampak
gelombang tsunami. Tak hanya itu, mangrove juga memiliki kemampuan serapan
karbon yang tinggi, menjadikannya salah satu solusi alami dalam menghadapi
perubahan iklim global.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek ekologis,
tetapi juga mengandung nilai edukatif bagi generasi muda, khususnya calon
anggota Saka Kalpataru. Para peserta mendapatkan pembelajaran langsung mengenai
pentingnya ekosistem mangrove serta manfaatnya bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memperkuat
ketahanan ekosistem pesisir, tetapi juga untuk membangun kesadaran generasi
muda agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh semangat
kolaboratif antara TNI, masyarakat, dan generasi muda dalam menjaga dan
melestarikan lingkungan hidup, khususnya ekosistem pesisir yang semakin rentan
akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia.



