- Persiapan Akreditasi Laboratorium Lingkungan untuk meningkatkan hasil uji lingkungan
- Pembinaan Pengelolaan Lingkungan Kegiatan Pembuatan Arang Di Kelurahan Tambakrejo
- Pentingnya peran aktif siswa dalam mengurangi timbulan sampah
- Dinas LHP melaksanakan kegiatan pemeliharaan pohon ayoman
- Rapat koordinasi peningkatan capaian kinerja pengelolaan sampah di Kabupaten Purworejo
- Rapat Koordinasi Capaian Realisasi anggaran Sekretariat
- Sinergi DLHP dan HNSI diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan Nelayan
- Inventarisasi Vegetasi Di Kawasan Ruang Terbuka Hijau Publik Heroes Park.
- Kepala Dinas melepas pegawai yang pindah di tempat baru
- Sosialisasi Surat Edaran Bupati tentang Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara
Pastikan Keberlanjutan Hibah, DLHP Purworejo Lakukan Monitoring ke Pokdakan

PURWOREJO – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui tahun anggaran 2025. Pada Selasa 27/1/2026, tim monitoring melaksanakan kunjungan lapangan ke dua lokasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di wilayah Kecamatan Kutoarjo dan Butuh.
Kegiatan evaluasi ini dilkasanakan oleh Bidang Perikanan DinLHP dengan tujuan memastikan bahwa bantuan yang telah diberikan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pembudidaya dan ketahanan pangan lokal.
Monitoring dilakukan di dua titik berbeda dengan pendampingan langsung dari perwakilan masing-masing kelompok Pokdakan Mulyo Desa Bayem, Kecamatan Kutoarjo, Pokdakan Berkah Mina Kecamatan Butuh.
Berdasarkan hasil pemantauan, kedua kelompok tersebut menunjukkan progres yang positif. Aktivitas budidaya dilaporkan masih berjalan aktif dan bahkan telah berhasil melewati masa panen perdana.
Masing-masing kelompok menunjukkan strategi pengembangan yang bervariasi Pokdakan Mulyo: Saat ini tengah melakukan pengembangan tahap lanjut. Selain mempertahankan ritme produksi, kelompok ini mulai merambah ke pembesaran komoditas ikan Gurame sebagai langkah peningkatan nilai ekonomi.
Pokdakan Berkah Mina Tetap konsisten dan fokus pada kegiatan pembesaran ikan Lele yang dinilai memiliki perputaran modal yang cepat dan pasar yang stabil.
Meski menunjukkan hasil yang menggembirakan, pihak DLHP menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan. Sebagai bahan evaluasi, para pembudidaya diharapkan selalu menjalin koordinasi intensif dengan dinas terkait dan penyuluh perikanan setempat.
Koordinasi dengan penyuluh sangat penting untuk memitigasi kendala teknis di lapangan serta sebagai upaya meningkatkan volume hasil panen di masa mendatang,
Dengan adanya monitoring rutin ini, diharapkan bantuan hibah Pokir 2025 tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan fisik, tetapi benar-benar bertransformasi menjadi unit usaha perikanan yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Purworejo.


