- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
- Pasukan Ungu DLHP Bersihkan Jalur Karnaval Sekolah Pasca Pelaksanaan Karnaval
Paparan Akhir Penyusunan Dokumen KLHS RDTR Kawasan Pariwisata Otoritatif Borobudur

Purworejo, Selasa, 16 September 2025 – Kegiatan paparan akhir penyusunan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Pariwisata Otoritatif Badan Otorita Borobudur dilaksanakan di Ruang Adipura Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dihadiri oleh tim pokja yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Purworejo serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan langsung dalam penyusunan dokumen tersebut.
Saat ini, dokumen KLHS RDTR Kawasan Pariwisata Otoritatif Badan Otorita Borobudur telah mencapai tahap validasi oleh tim validator dari Provinsi Jawa Tengah. Proses penyusunan KLHS ini mencakup wilayah yang terbentang di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Bener, Kecamatan Loano, dan Kecamatan Kaligesing, yang mencakup total 20 desa.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan kebijakan, rencana, dan/atau program (KRP) dalam pengembangan kawasan pariwisata, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan terhadap RDTR yang telah disusun. Lebih lanjut, dokumen KLHS ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko lingkungan yang mungkin timbul sebagai dampak dari pelaksanaan KRP tersebut.
Melalui penyusunan dokumen ini, diharapkan pengembangan kawasan pariwisata di sekitar Candi Borobudur dapat berlangsung secara berkelanjutan, mengoptimalkan potensi pariwisata sambil menjaga kelestarian lingkungan hidup.



