- Patroli Lingkungan dan Aksi Korve berhasil kumpulkan 463 kilogram sampah
- Memberikan Pembekalan Kepada Seluruh Murid Mengenai Pentingnya Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
- Koordinasi Pelayanan Pengurusan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP)
- Meningkatkan Pemahaman Dan Kesadaran Peserta Didik Mengenai Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri
- Tim Stranas Kunjungi TPA Purworejo dalam Rangka Monitoring Pengelolaan Sampah
- Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Organik di SMP Negeri 30 Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Sampah Masyarakat Desa Gunungwangi
- Koordinasi dan Pembinaan PPPK DLHP, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme ASN
- Perabasan Dan Perapihan Pohon Di Kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani
- Pentingnya Menjaga Kebersihan Dan Kelestarian Lingkungan Sejak Dini di Lingkungan Pesantren
Paparan Akhir Penyusunan Dokumen KLHS RDTR Kawasan Pariwisata Otoritatif Borobudur

Purworejo, Selasa, 16 September 2025 – Kegiatan paparan akhir penyusunan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Pariwisata Otoritatif Badan Otorita Borobudur dilaksanakan di Ruang Adipura Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dihadiri oleh tim pokja yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Purworejo serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan langsung dalam penyusunan dokumen tersebut.
Saat ini, dokumen KLHS RDTR Kawasan Pariwisata Otoritatif Badan Otorita Borobudur telah mencapai tahap validasi oleh tim validator dari Provinsi Jawa Tengah. Proses penyusunan KLHS ini mencakup wilayah yang terbentang di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Bener, Kecamatan Loano, dan Kecamatan Kaligesing, yang mencakup total 20 desa.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan kebijakan, rencana, dan/atau program (KRP) dalam pengembangan kawasan pariwisata, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan terhadap RDTR yang telah disusun. Lebih lanjut, dokumen KLHS ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko lingkungan yang mungkin timbul sebagai dampak dari pelaksanaan KRP tersebut.
Melalui penyusunan dokumen ini, diharapkan pengembangan kawasan pariwisata di sekitar Candi Borobudur dapat berlangsung secara berkelanjutan, mengoptimalkan potensi pariwisata sambil menjaga kelestarian lingkungan hidup.



