- Koordinasi dan Pembinaan PPPK DLHP, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme ASN
- Perabasan Dan Perapihan Pohon Di Kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani
- Pentingnya Menjaga Kebersihan Dan Kelestarian Lingkungan Sejak Dini di Lingkungan Pesantren
- DLHP berpartisipasi dalam Festival Layang-Layang Tingkat Nasional Tahun 2026
- Korve \"ASRI\" Bersihkan Area Balai Benih Ikan
- Sambut dan Serah Terima Jabatan Kepala Dinas LHP
- Perawatan Fasilitas Taman Berupa Pengecatan Ulang Pot Pulau Taman di Jalan Tentara Pelajar.
- Dialog Bersama Pelaku Usaha Kapal Perikanan Dan Instansi Terkait Yang Diselenggarakan Di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)
- Sosialisasi Permen LH Tentang Laboratorium Lingkungan Hidup
- Semangat Bhayangkara ke-80, DLHP Purworejo Dukung Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Pohon Cemara di Pantai Dewaruci
Dialog Bersama Pelaku Usaha Kapal Perikanan Dan Instansi Terkait Yang Diselenggarakan Di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)

Rabu, 1 Juli 2026 – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, S.Sos., M.Si., didampingi Bidang Perikanan dan Penyuluh Perikanan, menghadiri kegiatan dialog bersama pelaku usaha kapal perikanan dan instansi terkait yang diselenggarakan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Jatimalang, Kabupaten Purworejo.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini merupakan bagian dari strategi percepatan implementasi sertifikasi Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) pada kapal perikanan tangkap. Sertifikasi CPIB merupakan salah satu instrumen untuk menjamin mutu, keamanan pangan, dan ketertelusuran (traceability) hasil perikanan sejak proses penanganan di atas kapal hingga pendaratan ikan, sehingga produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan.
Dialog dilaksanakan sebagai media koordinasi dan konsultasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi teknis, serta pelaku usaha perikanan dalam mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pengajuan sertifikasi CPIB. Beberapa aspek yang menjadi pembahasan meliputi pemenuhan persyaratan administrasi, penerapan prosedur penanganan ikan di atas kapal, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, pemenuhan higiene dan sanitasi, serta mekanisme pembinaan dan pendampingan menuju penerbitan sertifikat CPIB.
Selain menyampaikan kebijakan dan regulasi terkini terkait sertifikasi, KKP juga memberikan ruang kepada pelaku usaha untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan permasalahan yang dihadapi di lapangan. Hasil dialog tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan mekanisme pelayanan sertifikasi sekaligus mempercepat peningkatan jumlah kapal perikanan yang telah memenuhi standar CPIB.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan instansi terkait serta pelaku usaha perikanan di Kabupaten Purworejo. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan implementasi sertifikasi CPIB dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu meningkatkan mutu hasil tangkapan, memperkuat daya saing produk perikanan, serta membuka akses pasar yang lebih luas.



