- Pemkab Purworejo Siap Dukung Keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih
- Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Realisasi Fisik
- Pemeliharaan dan penggantian pot tanaman di sepanjang Jalan Merpati
- Apel Pagi : Penanggung jawab kegiatan agar segera melakukan pengecekan dan memastikan Realisasi Kinerja Fisik
- Upaya rutin dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan
- DLHP Purworejo Hadiri FGD Sinergi Branding Garam IG Jawa Tengah
- SINERGI DLHP PURWOREJO DAN SEALIFE INDONESIA DALAM PENANGANAN SATWA (DILINDUNGI) YANG TERDAMPAR
- Gerakan Bersih Sampah di Kabupaten Purworejo
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Pimpin Apel di Halaman DLH
- RAKOR PENYUSUNAN SLHD 2026, PERKUAT BASIS DATA MENUJU NIRWASITA TANTRA
Apel Pagi : Penanggung jawab kegiatan agar segera melakukan pengecekan dan memastikan Realisasi Kinerja Fisik

Senin, 2 Maret 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melaksanakan apel pagi rutin yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DLHP. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perikanan.
Dalam amanatnya, Kepala Bidang Perikanan menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab seluruh pegawai dalam mendukung capaian kinerja perangkat daerah. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah Realisasi Fisik Bulan Februari Tahun 2026 pada Aplikasi Monevbang melalui sistem SAWIJI. Disampaikan bahwa ketepatan dan akurasi dalam penginputan data menjadi bagian penting dari akuntabilitas pelaksanaan program dan kegiatan.
Beliau mengingatkan bahwa seluruh penanggung jawab kegiatan agar segera melakukan pengecekan dan memastikan Realisasi Kinerja Fisik telah diinput sesuai progres pelaksanaan di lapangan. Koordinasi internal antar bidang juga diharapkan dapat berjalan optimal guna meminimalisir kesalahan administrasi maupun keterlambatan pelaporan.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa batas akhir penginputan Realisasi Kinerja Fisik akan ditutup pada hari Selasa, 3 Maret 2026 pukul 16.00 WIB. Dengan waktu yang terbatas, seluruh jajaran diminta untuk memanfaatkan sisa waktu secara efektif dan profesional.



