- Donor Darah dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Saka Kalpataru ke-12 dan Bulan Bakti Saka Kalpataru 2025
- Pelatihan Pengujian Kualitas Air ke UPTD Laboratorium Lingkungan DLHKP Kebumen
- Kampung Nelayan Merah Putih dikunjungi Menteri
- DWP UP DLHP Kabupaten Purworejo Kunjungi Rumah Produksi Garam di Desa Duduwetan
- Pertemuan Rutin dan Peringatan Hari Ibu ke-97 DWP UP DLHP Kabupaten Purworejo
- Rapat Penyampaian laporan pelaksanaan hasil kegiatan konsultan individu Pembinaan/Pengembangan Bank Sampah
- Upacara Hari Ibu 2025 : Merayakan Peran Perempuan dalam Pembangunan
- Menghadiri kegiatan penyerahan Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2025
- Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Fasilitasi Kegiatan LDK OSIS SMP N 26 Purworejo di Taman Geger Menjangan
- Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah serta Praktek Pembuatan Biopori di SMA Negeri 6 Purworejo
Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan

Kamis (25/09/2025) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem sungai, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah Rumah Tangga serta Pengawasan Sumber Daya Perikanan di Wilayah Sungai, yang bertempat di wilayah Kalijering, Kaligintung, dan Sawangan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perikanan dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk tamu undangan, perangkat desa, serta unsur Forkompimcam.
Dalam sesi pertama, peserta diberikan pemahaman terkait pengelolaan sampah rumah tangga secara bijak. Disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan DLHP terhadap semakin menurunnya kualitas lingkungan sungai akibat pencemaran, khususnya dari sampah plastik dan limbah rumah tangga. Warga diedukasi untuk tidak membuang sampah di aliran atau pesisir sungai serta didorong untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, sosialisasi juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pembentukan dan penguatan bank sampah di tingkat desa. Bank sampah dinilai efektif dalam mengurangi volume sampah serta meningkatkan kesadaran lingkungan warga.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif seputar pengelolaan bank sampah serta pemanfaatan limbah organik untuk kebutuhan sehari-hari atau pertanian.
Sesi kedua dari kegiatan ini berfokus pada Sosialisasi Pengawasan Sumber Daya Perikanan di Wilayah Sungai. Dalam sesi ini, dibahas pentingnya pelestarian sumber daya perikanan melalui pengawasan bersama masyarakat. Sebagai langkah nyata, dilakukan pula pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang bertugas menjaga dan mengawasi aktivitas di sekitar perairan sungai agar tetap lestari dan produktif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian sumber daya alam, khususnya yang berada di sekitar sungai.



