Seimbangkan Ekonomi dan Ekologi, DLHP Purworejo Gelar Rembug Bareng PAD Produktif

By DLHP 21 Mei 2026, 15:40:58 WIB Purworejo
Seimbangkan Ekonomi dan Ekologi, DLHP Purworejo Gelar Rembug Bareng PAD Produktif

PURWOREJO — Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan strategis bertajuk "Rembug Bareng Merumuskan Lingkungan Lestari dan PAD Produktif untuk Purworejo" pada Rabu (6/5/2026). Bertempat di Ruang Rapat Adipura Kantor DLHP Kabupaten Purworejo, forum ini diinisiasi atas dasar kesadaran bahwa pembangunan daerah modern tidak lagi dapat dipisahkan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan hidup. Melalui sinergi ini, pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia tanpa merusak ekosistem.

 

Pertemuan penting tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris DLHP Kabupaten Purworejo dengan mengangkat tema besar “Tetap Produktif Melalui Peningkatan PAD dengan Menjaga Lingkungan Hidup”. Agenda ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan yang luas, mulai dari Komisi 3 DPRD Kabupaten Purworejo, Kepala UPT Heroes Park, BPKPAD, perwakilan dari tingkat desa dan kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, hingga berbagai pihak eksternal yang mendukung penuh pengembangan wawasan lingkungan di Kabupaten Purworejo. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam mengawal konsep "PAD Produktif", yakni perolehan pendapatan daerah melalui aktivitas ekonomi yang legal, berkelanjutan, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat sosial nyata bagi masyarakat luas.

 

Dalam diskusi tersebut, dirumuskan bahwa permasalahan dan dampak lingkungan ke depan akan dikelola secara produktif agar mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ada tiga sektor utama yang dibidik, yaitu pengelolaan persampahan, pengendalian pencemaran air, dan konservasi lingkungan. Melalui peningkatan kualitas layanan, dampak pencemaran dapat ditekan seminimal mungkin sekaligus menghasilkan retribusi jasa bagi daerah. Sebagai contoh nyata, pengelolaan sampah ke depan akan dikenakan retribusi resmi atas layanan persampahan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah, sehingga pengelolaan limbah domestik dapat berjalan secara mandiri dan profesional.

 

Selain pengelolaan sampah, salah satu sumber PAD potensial yang menjadi sorotan utama dalam forum ini adalah optimalisasi kawasan komersial berbasis alam, yakni Heroes Park. Objek wisata dan konservasi yang berlokasi di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Purworejo ini telah memiliki legalitas kuat berdasarkan SK Bupati No. 100.3.3.2/141/2024 tertanggal 5 Maret 2024. Heroes Park sendiri dibangun untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai kebun raya dan ruang terbuka hijau (RTH), meningkatkan PAD, serta menciptakan lingkungan yang lestari dan ramah masyarakat. Kendati demikian, forum menyepakati perlunya evaluasi segera terhadap sarana pendukung, akses jalan, drainase, penerangan umum, serta manajemen lingkungan yang saat ini dinilai masih perlu ditingkatkan kualitasnya.

 

Guna merealisasikan target tersebut, tahapan pengembangan ke depan akan ditempuh melalui penyusunan master plan pengembangan kebun raya dan audiensi intensif bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sinergi antar-OPD akan diarahkan untuk mengeksekusi empat langkah taktis rencana pengembangan layanan Heroes Park. Langkah tersebut meliputi: (1) digitalisasi layanan melalui media sosial, aplikasi, dan sistem pengaduan warga; (2) perbaikan infrastruktur dasar seperti akses jalan, drainase, penerangan, dan fasilitas amenitas; (3) pemanfaatan kawasan untuk fungsi edukasi, penelitian, camping, wisata, outbound, hingga olahraga; serta (4) penguatan kerja sama lintas sektor untuk mengunci kepastian perencanaan dan penganggaran di masa depan.

 




Berita Purworejo

Instagram


Counter Pengunjung