- Kunjungan Kerja Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah
- Kegiatan Bulan Mutu Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP)
- Seimbangkan Ekonomi dan Ekologi, DLHP Purworejo Gelar Rembug Bareng PAD Produktif
- Pantau Kualitas Air Sungai, DLHP Kabupaten Purworejo Terjunkan PPC ke DAS Bogowonto
- Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional
- Pengelolaan Sampah Menjadi Salah Satu Tantangan Sekaligus Prioritas Dalam Menjaga Kualitas Lingkungan Hidup
- DLHP Akan perkuat Pengelolaan Sampah Melalui Inovasi LEPAS
- Kadin Serahankan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat
- Pengambilan Sampling Air Di Sejumlah Aliran Sungai Wilayah Kecamatan Loano
- Kegiatan Sosialisasi Peraturan Desa tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Pantau Kualitas Air Sungai, DLHP Kabupaten Purworejo Terjunkan PPC ke DAS Bogowonto

PURWOREJO — Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo secara resmi melaksanakan kegiatan pengambilan sampel air sungai di wilayah Kabupaten Purworejo pada Rabu (20/5/2026). Langkah strategis ini ditempuh sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam memantau kualitas air secara periodik. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat memperoleh basis data kualitas air yang akurat dan valid.
Aksi lapangan yang krusial ini digerakkan secara langsung oleh Petugas Pengambil Contoh Uji (PPC) dari Laboratorium Lingkungan DLHP. Pengambilan sampel difokuskan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto, yang merupakan salah satu sumber air permukaan paling vital bagi ekosistem dan pemukiman di Kabupaten Purworejo. Kehadiran para petugas bersertifikat ini menjamin bahwa seluruh proses penarikan sampel dilakukan berdasarkan standar mutu dan operasional prosedur yang ketat.
Guna mendapatkan gambaran representatif mengenai kondisi riil perairan, petugas menetapkan 3 (tiga) titik lokasi pengambilan sampel yang tersebar di beberapa kecamatan. Lokasi pertama bertempat di Jembatan Kaligede, Desa Pacekelan, Kecamatan Purworejo. Titik kedua berada di kawasan perdesaan Desa Somongari, Kecamatan Kaligesing. Sementara itu, titik ketiga difokuskan di aliran sungai Desa Semagung, Kecamatan Bagelen. Penentuan ketiga titik ini didasarkan pada karakteristik geografis serta potensi dampak aktivitas domestik maupun pertanian masyarakat sekitar terhadap badan sungai.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, tim PPC telah melakukan persiapan logistik yang sangat matang untuk meminimalkan risiko kontaminasi ataupun bias data. Persiapan tersebut meliputi sterilisasi wadah sampel, pembersihan alat pengambil sampel, penyiapan bahan penunjang, hingga pemeriksaan antara terhadap peralatan pengukur parameter lapangan. Selain itu, teknik pengambilan sampel air sungai di lapangan wajib menerapkan prosedur teknis yang mempertimbangkan aspek debit air, kesesuaian jenis wadah khusus, ketepatan pelabelan, teknik pengawetan sampel secara kimiawi, serta manajemen penyimpanan suhu selama perjalanan menuju laboratorium.
Di setiap titik lokasi, petugas langsung melakukan pengukuran parameter lapangan (in-situ) menggunakan alat ukur digital yang telah terkalibrasi guna memastikan akurasi data suhu dan derajat keasaman (pH) air. Selanjutnya, sampel air yang telah diamankan segera dibawa ke Laboratorium Lingkungan DLHP untuk menjalani pengujian parameter lanjutan (ex-situ). Pengujian laboratorium ini mencakup analisis tingkat oksigen terlarut atau Dissolved Oxygen (DO), kandungan padatan tersuspensi atau Total Suspended Solids (TSS), serta total padatan terlarut atau Total Dissolved Solids (TDS), yang hasilnya kelak akan menjadi rujukan utama dalam mengevaluasi dan mengendalikan pencemaran lingkungan perairan di Kabupaten Purworejo.



