Breaking News
- Penebaran Benih Ikan Di Sejumlah Wilayah Perairan Umum Kabupaten Purworejo
- DLHP Purworejo Jadi Narasumber Pembinaan Lingkungan Hidup Kodim 0708
- DLHP Purworejo Gelar Evaluasi Retribusi Persampahan dan Penandatanganan Kerja Sama Tahun 2026
- Bank Sampah Anggrek Asri Borokulon Kumpulkan Tabungan Sampah Sampai Rp7 Juta
- Kunjungan Kerja Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah
- Kegiatan Bulan Mutu Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP)
- Seimbangkan Ekonomi dan Ekologi, DLHP Purworejo Gelar Rembug Bareng PAD Produktif
- Pantau Kualitas Air Sungai, DLHP Kabupaten Purworejo Terjunkan PPC ke DAS Bogowonto
- Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional
- Pengelolaan Sampah Menjadi Salah Satu Tantangan Sekaligus Prioritas Dalam Menjaga Kualitas Lingkungan Hidup
Pengambilan Sampel Air dan Ikan di Kabupaten Purworejo

Rabu, 12 November 2025 – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan pengambilan sampel udang, ikan, dan air budidaya ikan untuk diuji di laboratorium. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa pagi ini melibatkan personel dari Bidang Perikanan dan penyuluh perikanan setempat, serta didampingi oleh para pembudidaya ikan. Sampel yang diambil meliputi udang, ikan, serta air budidaya ikan yang berasal dari dua lokasi tambak berbeda. Lokasi pertama adalah tambak milik Bapak Suroto di Desa Ketawangrejo, dan lokasi kedua adalah tambak ikan lele milik Bapak Kiswanto di Desa Mendiro, Kecamatan Ngombol. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kualitas air yang digunakan dalam budidaya ikan, serta mencegah dan mengontrol penyebaran hama dan penyakit ikan di wilayah Kabupaten Purworejo. Sampel air yang diambil mencakup air dari inlet (sumber air) dan outlet (air kolam budidaya). Sampel-sampel ini kemudian akan dikirim ke Balai Laboratorium Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BLPKIL) Kelas A Jawa Tengah untuk diuji kualitasnya, meliputi parameter seperti Total Dissolved Solids (TDS), Daya Larut Oksigen (DO), Fe (Besi), BOD (Biochemical Oxygen Demand), amonia, nitrat, nitrit, dan fosfat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Purworejo untuk menjaga keberlanjutan sektor perikanan dan meningkatkan kesehatan ekosistem perikanan, serta untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para pembudidaya ikan mengenai pentingnya menjaga kualitas air dalam budidaya mereka. Dengan adanya uji kualitas air ini, diharapkan hasilnya dapat memberikan data yang akurat untuk pengelolaan kualitas air yang lebih baik dan mencegah timbulnya masalah kesehatan pada ikan yang dapat merugikan pembudidaya. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, pembudidaya, dan pihak terkait lainnya dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan sektor perikanan di Kabupaten Purworejo.



