Breaking News
- Kepala Dinas Sosialisasikan Surat Edaran Bupati Purworejo Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Peringatan Hari Raya kepada seluruh ASN
- Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Sosialisasi Surat Keputusan Bupati tentang Penetapan Lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sikampung
- Peduli Terhadap Lingkungan Sekaligus Meningkatkan Kesadaran Seluruh Pegawai Akan Pentingnya Menjaga Kebersihan, Keindahan, Dan Kenyamanan Lingkungan Kerja
- Rapat Koordinasi Paparan Persiapan Kelengkapan Readiness Criteria LSDP
- Focus Group Discussion (FGD) dan Penentuan Isu Prioritas dalam Penyusunan Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Rapat Koordinasi Sewa Tanah dan Bangunan Shelter di kawasan Heroes Park
- DLHP Purworejo Ikuti Rakor Teknis Pembinaan Pengelolaan Sampah dan KIE di Banyumas
- Sinergitas antara perangkat daerah dengan unsur legislatif optimalisasi pengelolaan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah
- Korve untuk menjaga kebersihan lingkungan kerja
- DLHP Melaksankan pembinaan awal bagi Calon Sekolah Adiwiyata di Beberapa Sekolah
Pengambilan Sampel Air dan Ikan di Kabupaten Purworejo

Rabu, 12 November 2025 – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan pengambilan sampel udang, ikan, dan air budidaya ikan untuk diuji di laboratorium. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa pagi ini melibatkan personel dari Bidang Perikanan dan penyuluh perikanan setempat, serta didampingi oleh para pembudidaya ikan. Sampel yang diambil meliputi udang, ikan, serta air budidaya ikan yang berasal dari dua lokasi tambak berbeda. Lokasi pertama adalah tambak milik Bapak Suroto di Desa Ketawangrejo, dan lokasi kedua adalah tambak ikan lele milik Bapak Kiswanto di Desa Mendiro, Kecamatan Ngombol. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kualitas air yang digunakan dalam budidaya ikan, serta mencegah dan mengontrol penyebaran hama dan penyakit ikan di wilayah Kabupaten Purworejo. Sampel air yang diambil mencakup air dari inlet (sumber air) dan outlet (air kolam budidaya). Sampel-sampel ini kemudian akan dikirim ke Balai Laboratorium Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BLPKIL) Kelas A Jawa Tengah untuk diuji kualitasnya, meliputi parameter seperti Total Dissolved Solids (TDS), Daya Larut Oksigen (DO), Fe (Besi), BOD (Biochemical Oxygen Demand), amonia, nitrat, nitrit, dan fosfat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Purworejo untuk menjaga keberlanjutan sektor perikanan dan meningkatkan kesehatan ekosistem perikanan, serta untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para pembudidaya ikan mengenai pentingnya menjaga kualitas air dalam budidaya mereka. Dengan adanya uji kualitas air ini, diharapkan hasilnya dapat memberikan data yang akurat untuk pengelolaan kualitas air yang lebih baik dan mencegah timbulnya masalah kesehatan pada ikan yang dapat merugikan pembudidaya. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, pembudidaya, dan pihak terkait lainnya dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan sektor perikanan di Kabupaten Purworejo.



