- Evaluasi Kinerja Dan Sosialisasi Perpanjangan Perjanjian Kerja
- Menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik
- Patroli Lingkungan dan Aksi Korve berhasil kumpulkan 463 kilogram sampah
- Memberikan Pembekalan Kepada Seluruh Murid Mengenai Pentingnya Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
- Koordinasi Pelayanan Pengurusan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP)
- Meningkatkan Pemahaman Dan Kesadaran Peserta Didik Mengenai Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri
- Tim Stranas Kunjungi TPA Purworejo dalam Rangka Monitoring Pengelolaan Sampah
- Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Organik di SMP Negeri 30 Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Sampah Masyarakat Desa Gunungwangi
- Koordinasi dan Pembinaan PPPK DLHP, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme ASN
Pemantauan Pengelolaan Sampah di Sekolah

Purworejo, 17 September 2025 Tim dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (Pusdal Jawa) Wilayah II melakukan kegiatan pemantauan pengelolaan sampah di dua sekolah di Kabupaten Purworejo, yaitu SMP Negeri 27 Purworejo dan SD Negeri Paduroso. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Tim Pusdal Jawa Wilayah II dalam kegiatan ini didampingi oleh perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah serta Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo. Rombongan disambut hangat oleh para guru dan kepala sekolah masing-masing, yang turut mendampingi proses pemantauan di lapangan.
Di SMP Negeri 27 Purworejo, tim melakukan observasi terhadap sistem pemilahan sampah, kebersihan lingkungan sekolah, serta fasilitas penunjang seperti tempat sampah terpilah dan bank sampah sekolah. Secara umum, sekolah telah menunjukkan komitmen dalam mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan benar. Namun, tim memberikan beberapa catatan untuk perbaikan, seperti perlunya optimalisasi program daur ulang dan peningkatan keterlibatan siswa secara aktif.
Sementara itu, di SD Negeri Paduroso, pengelolaan sampah juga telah dilaksanakan dengan pendekatan edukatif yang melibatkan siswa dan guru. Tim mencatat adanya semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Evaluasi yang diberikan meliputi saran untuk memperbanyak media edukasi visual tentang jenis-jenis sampah dan teknik pemilahannya, serta meningkatkan frekuensi kegiatan bersih-bersih secara berkala.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Purworejo semakin termotivasi untuk menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan diskusi singkat antara tim pemantau dan para guru untuk menyampaikan hasil evaluasi dan tindak lanjut yang perlu dilakukan. Pusdal Jawa Wilayah II menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan semangat sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih dan sehat.



