- DLHP Purworejo Hadiri FGD Sinergi Branding Garam IG Jawa Tengah
- SINERGI DLHP PURWOREJO DAN SEALIFE INDONESIA DALAM PENANGANAN SATWA (DILINDUNGI) YANG TERDAMPAR
- Gerakan Bersih Sampah di Kabupaten Purworejo
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Pimpin Apel di Halaman DLH
- RAKOR PENYUSUNAN SLHD 2026, PERKUAT BASIS DATA MENUJU NIRWASITA TANTRA
- Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, 54 Sekolah di Purworejo Ikuti Sosialisasi Program Adiwiyata
- Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan responsif
- Bank Sampah Resik Becik konsisten mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya
- Aksi bersih sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Expo Purworejo 2026.
- Aksi bersih sampah pasca Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-195
Pemantauan Pengelolaan Sampah di Sekolah

Purworejo, 17 September 2025 Tim dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (Pusdal Jawa) Wilayah II melakukan kegiatan pemantauan pengelolaan sampah di dua sekolah di Kabupaten Purworejo, yaitu SMP Negeri 27 Purworejo dan SD Negeri Paduroso. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendorong penerapan pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan.
Tim Pusdal Jawa Wilayah II dalam kegiatan ini didampingi oleh perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah serta Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo. Rombongan disambut hangat oleh para guru dan kepala sekolah masing-masing, yang turut mendampingi proses pemantauan di lapangan.
Di SMP Negeri 27 Purworejo, tim melakukan observasi terhadap sistem pemilahan sampah, kebersihan lingkungan sekolah, serta fasilitas penunjang seperti tempat sampah terpilah dan bank sampah sekolah. Secara umum, sekolah telah menunjukkan komitmen dalam mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan benar. Namun, tim memberikan beberapa catatan untuk perbaikan, seperti perlunya optimalisasi program daur ulang dan peningkatan keterlibatan siswa secara aktif.
Sementara itu, di SD Negeri Paduroso, pengelolaan sampah juga telah dilaksanakan dengan pendekatan edukatif yang melibatkan siswa dan guru. Tim mencatat adanya semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Evaluasi yang diberikan meliputi saran untuk memperbanyak media edukasi visual tentang jenis-jenis sampah dan teknik pemilahannya, serta meningkatkan frekuensi kegiatan bersih-bersih secara berkala.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Purworejo semakin termotivasi untuk menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Kegiatan ditutup dengan diskusi singkat antara tim pemantau dan para guru untuk menyampaikan hasil evaluasi dan tindak lanjut yang perlu dilakukan. Pusdal Jawa Wilayah II menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan semangat sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih dan sehat.



