- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
- Pasukan Ungu DLHP Bersihkan Jalur Karnaval Sekolah Pasca Pelaksanaan Karnaval
Pelatihan Pengujian Kualitas Air ke UPTD Laboratorium Lingkungan DLHKP Kebumen

Purworejo, 22 Desember 2025-Dalam rangka peningkatan kompetensi dan kualitas pengujian laboratorium, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melaksankan kegiatan ke UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengikuti pelatihan pengujian kualitas air serta memperdalam pemahaman teknis terkait parameter pengujian yang umum dilakukan di laboratorium lingkungan.
Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah terlaksananya Pelatihan Pengujian Kualitas Air dengan parameter Total Suspended Solid (TSS), Total Dissolved Solid (TDS), Dissolved Oxygen (DO), dan pH. Kegiatan pelatihan ini disampaikan oleh narasumber dari UPTD Laboratorium Lingkungan DLHKP Kebumen, yaitu Bapak Wartika, S.T., M.M., bersama para analis laboratorium yang telah memiliki kompetensi dan keahlian di bidangnya.
Berdasarkan penjelasan narasumber, diperoleh beberapa poin penting terkait pelaksanaan pengujian, di antaranya bahwa pengujian sampel Uji Profisiensi harus dilakukan secara hati-hati dengan menggunakan peralatan laboratorium yang dipastikan bersih dan bebas dari kontaminan. Sampel untuk pengujian TDS dan TSS harus dihomogenkan hingga benar-benar merata menggunakan magnetic stirrer selama kurang lebih 30 menit. Pengambilan sampel dilakukan sesuai volume yang dibutuhkan dengan menggunakan pipet volume.
Selain itu, penggunaan cawan porselain untuk pengujian TDS dan cawan gooch untuk TSS harus dilakukan dengan penjepit atau gegep yang tidak mengandung polimer guna menghindari adanya kontaminan penambah massa. Pada pengujian DO dengan metode titrimetri, ketepatan dalam pengambilan volume reagen seperti larutan Alkali Iodida Azida dan larutan Mangan Sulfat menjadi faktor penting karena akan mempengaruhi volume sampel. Ketelitian dalam pembacaan buret juga sangat diperlukan dan disarankan menggunakan mikroburet untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.
Pada pengujian pH menggunakan pH meter, diperlukan pemeriksaan antara atau uji kinerja peralatan secara rutin untuk memastikan bahwa alat yang digunakan masih



