- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
- Pasukan Ungu DLHP Bersihkan Jalur Karnaval Sekolah Pasca Pelaksanaan Karnaval
Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah serta Praktek Pembuatan Biopori di SMA Negeri 6 Purworejo

Purworejo, 12 Desember 2025 – Dalam rangka mendukung program pendidikan lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang PPKH mengadakan kegiatan sosialisasi tentang pengelolaan sampah dan limbah, serta praktek pembuatan biopori. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Desember 2025, bertempat di SMA Negeri 6 Purworejo, sebagai bagian dari kegiatan Gladi Pimpinan Sangga (DIANPINSA) Gudep 07.071.07.072.
Kegiatan dimulai pada jam 14.00 wib sampai dengan jam 17.00 wib dengan agenda penyampaian materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan limbah yang ramah lingkungan. Para peserta yang merupakan calon pimpinan sangga Gudep 07.071.07.072 SMA Negeri 6 Purworejo kemudian mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab untuk menggali lebih dalam tentang cara-cara efektif dalam mengelola sampah dan limbah di lingkungan sekolah.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan lubang biopori di halaman SMA Negeri 6 Purworejo. Sebanyak 6 titik biopori dibuat sebagai upaya untuk meningkatkan resapan air dan mengurangi genangan air hujan di sekitar area sekolah. Diharapkan kegiatan pembuatan biopori ini tidak hanya berhenti pada 6 titik saja, namun dapat diperbanyak lagi mengingat luasnya area sekolah yang masih memungkinkan untuk penambahan lubang biopori di masa mendatang.
Pembuatan biopori ini sangat penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus sebagai langkah nyata dalam mengurangi resiko banjir di wilayah perkotaan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran serta kecakapan para peserta dalam mengelola lingkungan, terutama bagi calon pimpinan sangga di Gudep SMA Negeri 6 Purworejo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilan dalam mengelola sampah, limbah, serta menerapkan teknik-teknik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu, diharapkan mereka juga semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan di sekitar mereka, baik di sekolah maupun di masyarakat.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyampaian harapan agar setiap peserta dapat meneruskan pengetahuan yang didapat kepada teman-teman mereka, serta dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di masa depan.



