- DLHP Purworejo Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Saka Kalpataru Tingkat Jawa Tengah
- DLHP Purworejo Dampingi BKIKHP Jateng Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Kesehatan Ikan
- Para PNS DLHP yang memasuki purna mengikuti Sosialisasi Purna Tugas Tanpa Cemas
- Narasumber Peningkatan Kualitas Lingkungan dalam kegiatan GERMAS
- Pentingnya Ketepatan Waktu dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas
- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi Program Bank Sampah

Senin, 12 Januari 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati (PPKH) berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi Program Bank Sampah yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 117 dan 117.1 yang dilaksanakan di Desa Sokoharjo, Kecamatan Kutoarjo.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan penerapan Bank Sampah yang berkelanjutan di tingkat desa. Inisiatif kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa KKN UNS terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta kebersihan lingkungan Desa Sokoharjo.
Dalam kesempatan tersebut, Tim DLHP menyampaikan berbagai materi dan motivasi kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan sampah secara sederhana yang dapat diterapkan di tingkat desa, syarat pembentukan Bank Sampah, serta fungsi dan manfaat pelaksanaannya bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan desa.
Selain itu, Tim DLHP juga memberikan motivasi dan dukungan kepada masyarakat untuk mengelola sampah organik menjadi produk yang bernilai guna, seperti pupuk kompos, sabun dan lilin dari minyak jelantah, serta potensi budidaya maggot sebagai bagian dari pengelolaan limbah organik desa.
Lebih lanjut, mahasiswa KKN UNS juga merencanakan pemberian bantuan tempat sampah terpilah dan alat incinerator skala kecil berukuran 2 x 2 meter yang dirancang mampu membakar residu sampah hingga 5 kilogram, dengan kayu sebagai bahan bakar utama. Menyikapi hal tersebut, DLHP Kabupaten Purworejo memberikan motivasi sekaligus mengingatkan agar dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah tetap memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan, serta memperhitungkan dampak dan upaya meminimalisir potensi polusi yang ditimbulkan, khususnya dari penggunaan alat incinerator.



