- Kadin Hadiri Pembinaan Serta Penguatan Tata Kelola Kebun Raya Indonesia
- Verifikasi Lapangan Hibah Pokir Tahun Anggaran 2027
- Sosialisasi Peningkatan Keterampilan Pengolahan Sampah Rumah Tangga
- Kegiatan Pembinaan Adiwiyata di SD N Plaosan, SD N Pacekelan, dan SMP N 36 Purworejo
- DWP DLHP Kabupaten Purworejo Gelar Lomba Kerajinan Tangan untuk Peringati Hari Kartini dan Kampanyekan Gaya Hidup Zero Waste
- Rakor Persiapan Penilaian Kampung Iklim Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Pastikan Standart Lingkungan Terpenuhi, DLHP Laksanakan Uji Substansi Dokumen Lingkungan
- Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Calon Adiwiyata
- Kolaborasi Gerakan Bersih-Bersih Kawasan Eks Plaza Purworejo
- DLHP Purworejo Laksanakan Pendampingan Awal Program Adiwiyata di Tiga Sekolah
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi Program Bank Sampah

Senin, 12 Januari 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati (PPKH) berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi Program Bank Sampah yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 117 dan 117.1 yang dilaksanakan di Desa Sokoharjo, Kecamatan Kutoarjo.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan penerapan Bank Sampah yang berkelanjutan di tingkat desa. Inisiatif kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa KKN UNS terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta kebersihan lingkungan Desa Sokoharjo.
Dalam kesempatan tersebut, Tim DLHP menyampaikan berbagai materi dan motivasi kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan sampah secara sederhana yang dapat diterapkan di tingkat desa, syarat pembentukan Bank Sampah, serta fungsi dan manfaat pelaksanaannya bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan desa.
Selain itu, Tim DLHP juga memberikan motivasi dan dukungan kepada masyarakat untuk mengelola sampah organik menjadi produk yang bernilai guna, seperti pupuk kompos, sabun dan lilin dari minyak jelantah, serta potensi budidaya maggot sebagai bagian dari pengelolaan limbah organik desa.
Lebih lanjut, mahasiswa KKN UNS juga merencanakan pemberian bantuan tempat sampah terpilah dan alat incinerator skala kecil berukuran 2 x 2 meter yang dirancang mampu membakar residu sampah hingga 5 kilogram, dengan kayu sebagai bahan bakar utama. Menyikapi hal tersebut, DLHP Kabupaten Purworejo memberikan motivasi sekaligus mengingatkan agar dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah tetap memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan, serta memperhitungkan dampak dan upaya meminimalisir potensi polusi yang ditimbulkan, khususnya dari penggunaan alat incinerator.



