- DWP DLHP Kabupaten Purworejo Gelar Lomba Kerajinan Tangan untuk Peringati Hari Kartini dan Kampanyekan Gaya Hidup Zero Waste
- Rakor Persiapan Penilaian Kampung Iklim Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Pastikan Standart Lingkungan Terpenuhi, DLHP Laksanakan Uji Substansi Dokumen Lingkungan
- Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Calon Adiwiyata
- Kolaborasi Gerakan Bersih-Bersih Kawasan Eks Plaza Purworejo
- DLHP Purworejo Laksanakan Pendampingan Awal Program Adiwiyata di Tiga Sekolah
- Pemasangan Patok Batas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sikampung
- Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pohon Ayoman Secara Terpadu
- Pengambilan sampel air sungai di wilayah Kecamatan Bener
- Pedampingan Penyelesaian Administrasi Bank Sampah
Kunjungan Lapangan Oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Ke TPA Jetis

Rabu, 08 Oktober 2025 — Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati mendampingi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Purworejo dalam kegiatan kunjungan lapangan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah.
Kunjungan lapangan ini, merupakan bagian dari agenda pemantauan dan evaluasi kebergunaan infrastruktur sanitasi air limbah domestik dan persampahan tahun 2025 yang telah dibangun di Kabupaten Purworejo melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Dana Alokasi Khusus (DAK).
Dalam kegiatan tersebut, tim dari BPPW Jawa Tengah bersama jajaran BAPPERIDA dan DLHP Kabupaten Purworejo melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi yang menjadi titik pembangunan infrastruktur sanitasi dan pengelolaan persampahan diantaranya TPS3R bulus, dan TPA Gungung Tumpeng, Jetis. Evaluasi dilakukan untuk memastikan sarana yang telah dibangun dapat berfungsi secara optimal, sesuai dengan tujuan perencanaan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang koordinasi teknis antar instansi dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan infrastruktur sanitasi dan persampahan di daerah. Melalui pemantauan lapangan, tim dapat mengidentifikasi kondisi aktual di lapangan, termasuk aspek operasional, pemeliharaan, serta kendala yang mungkin dihadapi oleh pengelola dan masyarakat pengguna.



