- Kadin Hadiri Pembinaan Serta Penguatan Tata Kelola Kebun Raya Indonesia
- Verifikasi Lapangan Hibah Pokir Tahun Anggaran 2027
- Sosialisasi Peningkatan Keterampilan Pengolahan Sampah Rumah Tangga
- Kegiatan Pembinaan Adiwiyata di SD N Plaosan, SD N Pacekelan, dan SMP N 36 Purworejo
- DWP DLHP Kabupaten Purworejo Gelar Lomba Kerajinan Tangan untuk Peringati Hari Kartini dan Kampanyekan Gaya Hidup Zero Waste
- Rakor Persiapan Penilaian Kampung Iklim Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Pastikan Standart Lingkungan Terpenuhi, DLHP Laksanakan Uji Substansi Dokumen Lingkungan
- Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Calon Adiwiyata
- Kolaborasi Gerakan Bersih-Bersih Kawasan Eks Plaza Purworejo
- DLHP Purworejo Laksanakan Pendampingan Awal Program Adiwiyata di Tiga Sekolah
Verifikasi Lapangan Hibah Pokir Tahun Anggaran 2027

Kamis, 16 April 2026 – Dalam rangka memastikan kesiapan, kelayakan, serta ketepatan sasaran calon penerima bantuan Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran 2027, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Tim Verifikasi Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan pada sejumlah kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Purworejo.
Kegiatan verifikasi ini dilaksanakan pada Kamis (16/4) dengan menyasar dua kelompok, yakni Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Tani yang berlokasi di Desa Sumbersari, Kecamatan Purwodadi, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemah Ripah di Desa Wingkosangrahan, Kecamatan Ngombol. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam rangkaian proses perencanaan penyaluran bantuan Pokir, guna memastikan bahwa program yang akan dilaksanakan benar-benar tepat sasaran, sesuai kebutuhan, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima.
Dalam pelaksanaannya, Tim Verifikasi melakukan serangkaian pengecekan secara menyeluruh, meliputi kelengkapan administrasi kelompok, kesesuaian dokumen pengajuan dengan kondisi riil di lapangan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, tim juga melakukan penilaian terhadap kapasitas kelembagaan kelompok, tingkat partisipasi anggota, serta komitmen dalam pengelolaan bantuan secara berkelanjutan.
Tidak hanya berfokus pada aspek administratif dan teknis, kegiatan verifikasi ini juga menjadi sarana pembinaan awal bagi kelompok calon penerima bantuan. Tim memberikan arahan serta masukan terkait penguatan tata kelola kelompok, peningkatan tertib administrasi, serta optimalisasi pemanfaatan bantuan agar dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi anggota kelompok.



