- Patroli Lingkungan dan Aksi Korve berhasil kumpulkan 463 kilogram sampah
- Memberikan Pembekalan Kepada Seluruh Murid Mengenai Pentingnya Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
- Koordinasi Pelayanan Pengurusan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP)
- Meningkatkan Pemahaman Dan Kesadaran Peserta Didik Mengenai Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri
- Tim Stranas Kunjungi TPA Purworejo dalam Rangka Monitoring Pengelolaan Sampah
- Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Organik di SMP Negeri 30 Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Sampah Masyarakat Desa Gunungwangi
- Koordinasi dan Pembinaan PPPK DLHP, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme ASN
- Perabasan Dan Perapihan Pohon Di Kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani
- Pentingnya Menjaga Kebersihan Dan Kelestarian Lingkungan Sejak Dini di Lingkungan Pesantren
Verifikasi Lapangan Hibah Pokir Tahun Anggaran 2027

Kamis, 16 April 2026 – Dalam rangka memastikan kesiapan, kelayakan, serta ketepatan sasaran calon penerima bantuan Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran 2027, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Tim Verifikasi Bidang Perikanan melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan pada sejumlah kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Purworejo.
Kegiatan verifikasi ini dilaksanakan pada Kamis (16/4) dengan menyasar dua kelompok, yakni Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Tani yang berlokasi di Desa Sumbersari, Kecamatan Purwodadi, serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemah Ripah di Desa Wingkosangrahan, Kecamatan Ngombol. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam rangkaian proses perencanaan penyaluran bantuan Pokir, guna memastikan bahwa program yang akan dilaksanakan benar-benar tepat sasaran, sesuai kebutuhan, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima.
Dalam pelaksanaannya, Tim Verifikasi melakukan serangkaian pengecekan secara menyeluruh, meliputi kelengkapan administrasi kelompok, kesesuaian dokumen pengajuan dengan kondisi riil di lapangan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, tim juga melakukan penilaian terhadap kapasitas kelembagaan kelompok, tingkat partisipasi anggota, serta komitmen dalam pengelolaan bantuan secara berkelanjutan.
Tidak hanya berfokus pada aspek administratif dan teknis, kegiatan verifikasi ini juga menjadi sarana pembinaan awal bagi kelompok calon penerima bantuan. Tim memberikan arahan serta masukan terkait penguatan tata kelola kelompok, peningkatan tertib administrasi, serta optimalisasi pemanfaatan bantuan agar dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi anggota kelompok.



