- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
- Pasukan Ungu DLHP Bersihkan Jalur Karnaval Sekolah Pasca Pelaksanaan Karnaval
Sosialisasi Peningkatan Keterampilan Pengolahan Sampah Rumah Tangga

Rabu, 15 April 2026 – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peningkatan Keterampilan Pengolahan Sampah Rumah Tangga yang diselenggarakan oleh Forum Paguyuban Bank Sampah Kecamatan Pituruh. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna “Bence Watu”, Desa Blekatuk, Kecamatan Pituruh.
Dalam kegiatan tersebut, DLHP menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah secara menyeluruh, baik organik maupun anorganik, serta mendorong praktik daur ulang (recycle) agar sampah memiliki nilai tambah dan manfaat bagi lingkungan. Disampaikan bahwa selama ini pengelolaan bank sampah masih cenderung berfokus pada pemilahan dan penjualan sampah anorganik, sementara potensi pengelolaan sampah organik di wilayah Kecamatan Pituruh belum tergarap secara optimal. Padahal, wilayah ini memiliki potensi besar untuk pengembangan pengolahan sampah organik berbasis masyarakat.
Pada sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman sekaligus praktik langsung pengolahan sampah organik, antara lain melalui pembuatan pupuk kompos secara alami, manual, dan mudah diterapkan di tingkat rumah tangga. Selain itu, tim edukasi DLHP juga memfasilitasi praktik pembuatan sabun dari minyak jelantah. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota bank sampah dengan antusiasme yang tinggi. Diharapkan, praktik ini mampu meningkatkan keterampilan masyarakat serta berkontribusi dalam mengurangi timbulan sampah, khususnya sampah organik di lingkungan sekitar.
Selain pengolahan sampah organik, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai keterampilan pemanfaatan sampah anorganik, seperti pembuatan kerajinan bunga dan tas dari plastik kresek bekas. Hal ini menjadi upaya untuk meningkatkan nilai ekonomi dari sampah sekaligus mendorong kreativitas masyarakat.



