- Kadin Hadiri Pembinaan Serta Penguatan Tata Kelola Kebun Raya Indonesia
- Verifikasi Lapangan Hibah Pokir Tahun Anggaran 2027
- Sosialisasi Peningkatan Keterampilan Pengolahan Sampah Rumah Tangga
- Kegiatan Pembinaan Adiwiyata di SD N Plaosan, SD N Pacekelan, dan SMP N 36 Purworejo
- DWP DLHP Kabupaten Purworejo Gelar Lomba Kerajinan Tangan untuk Peringati Hari Kartini dan Kampanyekan Gaya Hidup Zero Waste
- Rakor Persiapan Penilaian Kampung Iklim Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Pastikan Standart Lingkungan Terpenuhi, DLHP Laksanakan Uji Substansi Dokumen Lingkungan
- Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Calon Adiwiyata
- Kolaborasi Gerakan Bersih-Bersih Kawasan Eks Plaza Purworejo
- DLHP Purworejo Laksanakan Pendampingan Awal Program Adiwiyata di Tiga Sekolah
Peringatan HCPSN Kabupaten Purworejo: Pemeberian Bibit Secara Simbolis Kepada Sekolah Adiwiyata

Purworejo, 28 November 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHP) menggelar acara bertajuk "Keanekaragaman Hayati, Cintai dan Lestarikan Bumi, Puspa, dan Satwa Indonesia Satu Hati Untuk Bumi" yang digelar di Heroes Park, Kamis (27/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas DLHP beserta pegawai, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Purworejo, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo, Lurah Kedungsari, serta Tim Pembina dan Penilai Adiwiyata. Juga hadir dalam acara tersebut Dharma Wanita Persatuan DLHP Purworejo dan perwakilan dari sekolah-sekolah Adiwiyata.
Pemberian bibit tanaman secara simbolis kepada perwakilan sekolah-sekolah Adiwiyata. Bibit yang diberikan terdiri dari tanaman sirsak, jambu mete, alpukat, dan ketapang kencana. Pemberian bibit ini dimaksudkan untuk mendukung gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan di masing-masing sekolah yang terlibat. Bibit yang dibagikan diharapkan dapat menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
HCPSN tahun ini menjadi momentum untuk lebih mengoptimalkan pelestarian alam dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat umum. “Keanekaragaman hayati adalah aset yang sangat penting bagi kehidupan kita. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga keberlanjutan alam untuk generasi mendatang,
Tema besar "Keanekaragaman Hayati, Cintai dan Lestarikan Bumi, Puspa, dan Satwa Indonesia Satu Hati Untuk Bumi" diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran ekologis di kalangan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pelestarian alam dan biodiversitas Indonesia. Sebagai penutup, seluruh peserta bersama-sama melakukan penanaman bibit sebagai simbol komitmen mereka dalam menjaga dan melestarikan alam.



