- DLHP Akan perkuat Pengelolaan Sampah Melalui Inovasi LEPAS
- Kadin Serahankan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat
- Pengambilan Sampling Air Di Sejumlah Aliran Sungai Wilayah Kecamatan Loano
- Kegiatan Sosialisasi Peraturan Desa tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
- Pembahasan Uji Substansi Persetujuan Teknis Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah
- Pengiriman Sampel Udang, Ikan, Dan Air Budidaya Untuk Dilakukan Pengujian Laboratorium
- DLHP Laksanakan Monitoring dan Pembinaan di SPPG Sucenjurutengah
- Kegiatan Evaluasi Program Kampung Iklim (Proklim) di Kecamatan Bener dan Kecamatan Loano
- Pengambilan Sampel Komoditas Perikanan Budidaya
- Kepala Dinas Menekankan Kepada Semua Pegawai Pentingnya Peningkatan Pelayanan Publik
Peringatan HCPSN Kabupaten Purworejo: Pemeberian Bibit Secara Simbolis Kepada Sekolah Adiwiyata

Purworejo, 28 November 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHP) menggelar acara bertajuk "Keanekaragaman Hayati, Cintai dan Lestarikan Bumi, Puspa, dan Satwa Indonesia Satu Hati Untuk Bumi" yang digelar di Heroes Park, Kamis (27/11/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas DLHP beserta pegawai, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Purworejo, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo, Lurah Kedungsari, serta Tim Pembina dan Penilai Adiwiyata. Juga hadir dalam acara tersebut Dharma Wanita Persatuan DLHP Purworejo dan perwakilan dari sekolah-sekolah Adiwiyata.
Pemberian bibit tanaman secara simbolis kepada perwakilan sekolah-sekolah Adiwiyata. Bibit yang diberikan terdiri dari tanaman sirsak, jambu mete, alpukat, dan ketapang kencana. Pemberian bibit ini dimaksudkan untuk mendukung gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan di masing-masing sekolah yang terlibat. Bibit yang dibagikan diharapkan dapat menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
HCPSN tahun ini menjadi momentum untuk lebih mengoptimalkan pelestarian alam dengan melibatkan seluruh stakeholder, baik pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat umum. “Keanekaragaman hayati adalah aset yang sangat penting bagi kehidupan kita. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga keberlanjutan alam untuk generasi mendatang,
Tema besar "Keanekaragaman Hayati, Cintai dan Lestarikan Bumi, Puspa, dan Satwa Indonesia Satu Hati Untuk Bumi" diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran ekologis di kalangan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pelestarian alam dan biodiversitas Indonesia. Sebagai penutup, seluruh peserta bersama-sama melakukan penanaman bibit sebagai simbol komitmen mereka dalam menjaga dan melestarikan alam.



