- Patroli Lingkungan dan Aksi Korve berhasil kumpulkan 463 kilogram sampah
- Memberikan Pembekalan Kepada Seluruh Murid Mengenai Pentingnya Membangun Karakter Peduli Lingkungan Sejak Dini
- Koordinasi Pelayanan Pengurusan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP)
- Meningkatkan Pemahaman Dan Kesadaran Peserta Didik Mengenai Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri
- Tim Stranas Kunjungi TPA Purworejo dalam Rangka Monitoring Pengelolaan Sampah
- Sosialisasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Organik di SMP Negeri 30 Purworejo
- Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Sampah Masyarakat Desa Gunungwangi
- Koordinasi dan Pembinaan PPPK DLHP, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme ASN
- Perabasan Dan Perapihan Pohon Di Kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani
- Pentingnya Menjaga Kebersihan Dan Kelestarian Lingkungan Sejak Dini di Lingkungan Pesantren
PENGUJIAN KUALITAS LINGKUNGAN – PENGUJIAN KUALITAS AIR ANTAR LABORATORIUM

Purworejo, 24 September 2025- Dalam rangka memenuhi persyaratan standarisasi mutu laboratorium sesuai dengan ISO 17025, Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan uji kompetensi pengujian kualitas air melalui mekanisme uji antar laboratorium.
Pengujian ini mencakup lima parameter kualitas air,
yaitu TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Dissolved Solid), DO (Dissolved
Oxygen), pH, dan suhu (temperature). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk
menilai keandalan dan kompetensi Laboratorium DLHP dalam melakukan pengujian
kualitas air, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan
laboratorium lingkungan daerah.
Uji banding ini melibatkan laboratorium, yaitu:
* Laboratorium Lingkungan DLHP Kabupaten Purworejo
* Laboratorium Kualitas Lingkungan Fakultas Teknik
Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta
Pengambilan contoh uji dilakukan di Bendung Kedung
Putri, Desa Trirejo, Kecamatan Loano. Setelah pengambilan, sampel dilakukan
proses homogenisasi dan segera diuji untuk parameter lapangan, yaitu pH dan
suhu.
Untuk parameter DO, pengujian dilakukan secara
terpisah oleh masing-masing laboratorium, namun tetap terpusat di Laboratorium
DLHP Kabupaten Purworejo. Sementara itu, parameter TSS dan TDS diuji di
laboratorium masing-masing setelah dilakukan pengawetan sampel menggunakan
larutan Mangan Sulfat (MnSO₄),
guna menjaga kestabilan kandungan dalam sampel sebelum dianalisis.
Hasil dari kelima parameter yang diuji oleh
masing-masing laboratorium akan dikumpulkan dan dibandingkan untuk dilakukan
analisis kesesuaian dan konsistensi hasil. Analisis ini akan menjadi dasar
penilaian kompetensi Laboratorium DLHP dalam pelaksanaan pengujian kualitas air
sesuai standar mutu yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DLHP
Kabupaten Purworejo dalam menjamin mutu hasil pengujian lingkungan, sekaligus
memperkuat kepercayaan masyarakat dan pihak pemangku kepentingan terhadap
akurasi data kualitas lingkungan yang dihasilkan.



