- SINERGI DLHP PURWOREJO DAN SEALIFE INDONESIA DALAM PENANGANAN SATWA (DILINDUNGI) YANG TERDAMPAR
- Gerakan Bersih Sampah di Kabupaten Purworejo
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Pimpin Apel di Halaman DLH
- RAKOR PENYUSUNAN SLHD 2026, PERKUAT BASIS DATA MENUJU NIRWASITA TANTRA
- Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, 54 Sekolah di Purworejo Ikuti Sosialisasi Program Adiwiyata
- Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan responsif
- Bank Sampah Resik Becik konsisten mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya
- Aksi bersih sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Expo Purworejo 2026.
- Aksi bersih sampah pasca Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-195
- Wujud nyata kepedulian dan kebersamaan keluarga besar DLHP
PENGUJIAN KUALITAS LINGKUNGAN – PENGUJIAN KUALITAS AIR ANTAR LABORATORIUM

Purworejo, 24 September 2025- Dalam rangka memenuhi persyaratan standarisasi mutu laboratorium sesuai dengan ISO 17025, Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan uji kompetensi pengujian kualitas air melalui mekanisme uji antar laboratorium.
Pengujian ini mencakup lima parameter kualitas air,
yaitu TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Dissolved Solid), DO (Dissolved
Oxygen), pH, dan suhu (temperature). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk
menilai keandalan dan kompetensi Laboratorium DLHP dalam melakukan pengujian
kualitas air, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan
laboratorium lingkungan daerah.
Uji banding ini melibatkan laboratorium, yaitu:
* Laboratorium Lingkungan DLHP Kabupaten Purworejo
* Laboratorium Kualitas Lingkungan Fakultas Teknik
Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta
Pengambilan contoh uji dilakukan di Bendung Kedung
Putri, Desa Trirejo, Kecamatan Loano. Setelah pengambilan, sampel dilakukan
proses homogenisasi dan segera diuji untuk parameter lapangan, yaitu pH dan
suhu.
Untuk parameter DO, pengujian dilakukan secara
terpisah oleh masing-masing laboratorium, namun tetap terpusat di Laboratorium
DLHP Kabupaten Purworejo. Sementara itu, parameter TSS dan TDS diuji di
laboratorium masing-masing setelah dilakukan pengawetan sampel menggunakan
larutan Mangan Sulfat (MnSO₄),
guna menjaga kestabilan kandungan dalam sampel sebelum dianalisis.
Hasil dari kelima parameter yang diuji oleh
masing-masing laboratorium akan dikumpulkan dan dibandingkan untuk dilakukan
analisis kesesuaian dan konsistensi hasil. Analisis ini akan menjadi dasar
penilaian kompetensi Laboratorium DLHP dalam pelaksanaan pengujian kualitas air
sesuai standar mutu yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DLHP
Kabupaten Purworejo dalam menjamin mutu hasil pengujian lingkungan, sekaligus
memperkuat kepercayaan masyarakat dan pihak pemangku kepentingan terhadap
akurasi data kualitas lingkungan yang dihasilkan.



