- Kadin Hadiri Pembinaan Serta Penguatan Tata Kelola Kebun Raya Indonesia
- Verifikasi Lapangan Hibah Pokir Tahun Anggaran 2027
- Sosialisasi Peningkatan Keterampilan Pengolahan Sampah Rumah Tangga
- Kegiatan Pembinaan Adiwiyata di SD N Plaosan, SD N Pacekelan, dan SMP N 36 Purworejo
- DWP DLHP Kabupaten Purworejo Gelar Lomba Kerajinan Tangan untuk Peringati Hari Kartini dan Kampanyekan Gaya Hidup Zero Waste
- Rakor Persiapan Penilaian Kampung Iklim Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Pastikan Standart Lingkungan Terpenuhi, DLHP Laksanakan Uji Substansi Dokumen Lingkungan
- Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Sekolah Calon Adiwiyata
- Kolaborasi Gerakan Bersih-Bersih Kawasan Eks Plaza Purworejo
- DLHP Purworejo Laksanakan Pendampingan Awal Program Adiwiyata di Tiga Sekolah
Pengiriman Sampel untuk Uji Laboratorium oleh DinLHP Kabupaten Purworejo

Rabu, 12 November 2025 – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DinLHP) Kabupaten Purworejo, melalui Bidang Perikanan, hari ini melaksanakan pengiriman sampel untuk diuji di Balai Laboratorium Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan (BLPKIL) Kelas A Jawa Tengah. Sampel yang dikirim terdiri dari udang, ikan, dan air budidaya, yang diambil dari beberapa titik pembudidaya ikan di wilayah Kabupaten Purworejo.
Sampel udang diambil dari tambak milik Bapak Suroto di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag. Sebanyak 10 ekor udang diambil dari masing-masing kolam di 5 tambak yang ada. Selain itu, sampel ikan lele dan air budidaya diambil dari kolam milik Bapak Kiswanto di Desa Mendiro, Kecamatan Ngombol. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 kolam budidaya ikan lele.
Adapun parameter yang akan diuji pada sampel tersebut meliputi Total Dissolved Solids (TDS), Dissolved Oxygen (DO), Besi (Fe), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Amonia, Nitrat, Nitrit, Phospat, serta virus White Spot Syndrome Virus (WSSV) dan Infectious Myonecrosis Virus (IMNV).
Diharapkan, hasil dari pengujian ini akan diperoleh dalam waktu maksimal 7 hari kerja. Kegiatan pengujian ini merupakan bagian dari upaya DinLHP untuk mencegah dan mengontrol penyebaran hama dan penyakit ikan, khususnya di Kabupaten Purworejo, guna memastikan kualitas dan kesehatan hasil budidaya perikanan di daerah tersebut.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan dan menjaga kestabilan ekosistem di kawasan budidaya perikanan di Kabupaten Purworejo.



