- SINERGI DLHP PURWOREJO DAN SEALIFE INDONESIA DALAM PENANGANAN SATWA (DILINDUNGI) YANG TERDAMPAR
- Gerakan Bersih Sampah di Kabupaten Purworejo
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Pimpin Apel di Halaman DLH
- RAKOR PENYUSUNAN SLHD 2026, PERKUAT BASIS DATA MENUJU NIRWASITA TANTRA
- Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, 54 Sekolah di Purworejo Ikuti Sosialisasi Program Adiwiyata
- Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan responsif
- Bank Sampah Resik Becik konsisten mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya
- Aksi bersih sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Expo Purworejo 2026.
- Aksi bersih sampah pasca Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-195
- Wujud nyata kepedulian dan kebersamaan keluarga besar DLHP
Kadin memimpin aksi bersih-bersih kota dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD)

Dinas Lingkungan Hidup dan PErikanan mengajak berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah seperti BKPSDM, Dinporapar, Dinpusip, Inspektorat, hingga lembaga pendidikan seperti MAN, SMKN 3, dan SMK Kartini, serta Kelurahan Sindurjan dan Panti Pelayanan Sosial Anak Dharma Putra, mereka bahu-membahu membersihkan jalan dan selokan.
Aksi yang diselenggarkan pada Rabu (08/10/2025) pagi ini menyasar area sepanjang Jalan Kartini, Jalan Kliwonan, Jalan Yudodipuran, sekitar makam Kerkop, serta lingkungan kantor DLHP sendiri.
Tema WCD 2025, “Menuju Indonesia Bersih 2029”, sejalan dengan target nasional sampah terkelola 100 persen pada tahun 2029, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden no 12 tahun 2025 tentang RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025-2029.
Kepala Dinas, Wiyoto Harjono, ST, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan untuk memperkuat kesadaran publik, bahwa setiap individu menghasilkan sampah, namun tidak semua orang peduli terhadapnya. Aksi ini, diharapkan mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya dalam penerapan 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). WCD menjadi momentum untuk memperkuat implementasi program Adipura, di mana seluruh jenis lingkungan, mulai dari pemukiman, sekolah, pasar, hingga rumah sakit dan terminal serta lainnya, harus bersih dari sampah.
Semangat bersih-bersih ini tak hanya terbatas pada aksi yang dipimpin DLHP. Untuk menyukseskan WCD 2025, Bupati Purworejo telah mengeluarkan surat edaran no: 600.1.16.3/10594/2025 yang mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut bergerak.
Berdasarkan data per 7 Oktober 2025, pelaksanaan WCD di 246 instansi se-Kabupaten Purworejo melibatkan total 41.461 peserta. Dari gerakan ini, berhasil dikumpulkan Sampah Organik: 3.474,125 kg, Sampah Anorganik: 2.054,71 kg dan Sampah Residu: 629,5 kg.



