- Emapt Puluh Tukik Dilepasliarkan Secara Bersama-Sama Menuju Laut
- Aksi Bersih Pantai dalam rangkaian peringatan World Cleanup Day (WCD) 2026
- DLHP hadir jadi narasumber pengelolaan dan manajemen sampah dan pengelolaan bank
- Sosialisasi Penguatan Peran Masyarakat POKMASWAS dalam Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
- Utamakan Pelayanan Publik dengan Profesional
- Pelepasan Passive Sampler Udara Ambien Tahap 2 Tahun 2026 Dilaksanakan di Empat Kawasan
- Rakor Persiapan WCD 2026
- DLHP Laksanakan Pemasangan Passive Sampler di Empat Titik Pemantauan Kualitas Udara
- DLHP Purworejo Laksanakan Uji Substansi UKL-UPL Pembangunan Perumahan Griya Jenar Asri
- DLHP Purworejo Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Saka Kalpataru Tingkat Jawa Tengah
DLHP hadir jadi narasumber pengelolaan dan manajemen sampah dan pengelolaan bank

Selasa, 15 September 2026 — Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati turut berperan dalam kegiatan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan yang diselenggarakan oleh Sanggar Serat Kartini, Desa Pogungjurutengah, Kecamatan Bayan.
Dalam kegiatan tersebut, DLHP Kabupaten Purworejo hadir sebagai narasumber dengan memberikan materi mengenai pengelolaan dan manajemen sampah serta pengelolaan bank sampah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam mengelola sampah dari sumber sekaligus mendorong terbentuknya kegiatan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan di tingkat masyarakat.
Dalam pemaparannya, DLHP menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumber, khususnya sampah organik yang masih memiliki potensi besar untuk diolah dan dimanfaatkan. Pengelolaan yang tepat di tingkat rumah tangga maupun lingkungan masyarakat dapat membantu mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan manfaat ekologis dan ekonomi.
Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya keberadaan dan penguatan bank sampah sebagai salah satu sarana pengelolaan sampah anorganik. Bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengumpulan sampah yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi media edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk membangun kebiasaan memilah serta mengelola sampah secara konsisten.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembukuan bank sampah yang disampaikan oleh narasumber/praktisi dari pengurus Bank Sampah Migunani Pangenjurutengah. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pencatatan dan administrasi dalam mendukung tata kelola bank sampah yang baik.
Tidak hanya pengelolaan sampah anorganik, peserta juga mendapatkan praktik pemilahan sampah serta pengolahan sampah organik secara sederhana. Beberapa alternatif pemanfaatan yang diperkenalkan meliputi pembuatan pupuk kompos, eco enzyme, PCO, sabun dari minyak jelantah, hingga biopori yang dapat diterapkan dengan metode sederhana di lingkungan masyarakat.



