- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
- Pasukan Ungu DLHP Bersihkan Jalur Karnaval Sekolah Pasca Pelaksanaan Karnaval
- DLHP Kabupaten Purworejo Gelar Apel Pagi, Bahas Persiapan Karnaval dan Kinerja Bulan Agustus
Sosialisasi Konservasi Air dan Pengelolaan Lahan sebagai Upaya Mitigasi Kekeringan yang diselenggarakan di Aula Desa Somoleter

Kamis, 6 Agustus 2026 – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Konservasi dan Penataan Lingkungan berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Konservasi Air dan Pengelolaan Lahan sebagai Upaya Mitigasi Kekeringan yang diselenggarakan di Aula Desa Somoleter. Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya membangun sinergi dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Sosialisasi diikuti oleh perwakilan RT se-Desa Somoleter dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konservasi sumber daya air dan pengelolaan lahan sebagai langkah adaptif dalam menghadapi potensi kekeringan, khususnya pada musim kemarau. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu menerapkan berbagai upaya konservasi yang sesuai dengan kondisi wilayah sehingga ketersediaan sumber daya air dapat terjaga secara berkelanjutan.
Dalam paparannya, Tim DLHP Kabupaten Purworejo menjelaskan bahwa konservasi air merupakan serangkaian upaya sistematis untuk menjaga keberlanjutan fungsi sumber daya air, baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui perlindungan kawasan resapan air, pemanfaatan air secara bijaksana dan efisien, serta penerapan teknik konservasi yang disesuaikan dengan karakteristik lingkungan setempat.
Selain itu, disampaikan pula bahwa pengelolaan lahan yang berkelanjutan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemampuan tanah menyerap dan menyimpan air. Praktik pengelolaan lahan yang baik tidak hanya mampu mengurangi risiko kekeringan, tetapi juga berkontribusi dalam menekan laju erosi, mencegah degradasi lahan, serta menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan demikian, konservasi air dan pengelolaan lahan merupakan dua aspek yang saling mendukung dalam mewujudkan ketahanan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.



