SMP Unggulan Al-Istiqomah Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah dan Pemanfaatan Lahan Kosong

By DLHP 22 Sep 2026, 23:17:18 WIB Purworejo
SMP Unggulan Al-Istiqomah Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah dan Pemanfaatan Lahan Kosong

Purworejo — SMP Unggulan Al-Istiqomah Kutoarjo menggelar kegiatan edukasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan lahan kosong pada Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik dan santri SMP Unggulan Al-Istiqomah.

Materi edukasi diawali dengan pembahasan mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP). Salah satu perhatian utama adalah pengelolaan sampah organik yang berasal dari aktivitas sehari-hari di lingkungan pondok, khususnya karena SMP Unggulan Al-Istiqomah memiliki dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para santri. Pengelolaan yang baik diperlukan agar sampah organik tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Selain pengelolaan sampah organik, DLHP juga mendorong adanya bank sampah di lingkungan sekolah dan pondok pesantren. Keberadaan bank sampah diharapkan dapat membantu memilah dan mengelola sampah secara lebih teratur sehingga sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan. Pengelolaan yang dilakukan secara konsisten dan serius juga dapat mendukung peningkatan kualitas lingkungan serta kesehatan warga sekolah dan pondok.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan pupuk kompos yang dilakukan bersama oleh para siswa dan pengurus pondok. Kompos yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemanfaatan lahan kosong melalui kegiatan pertanian sederhana. Sementara itu, pengelolaan sisa makanan di lingkungan pondok yang selama ini telah dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan untuk budidaya maggot dinilai perlu terus dikembangkan melalui peningkatan keterampilan dan pengelolaan yang lebih serius.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa dan santri aktif mengikuti praktik serta terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab mengenai pengelolaan sampah. Berbagai pertanyaan yang disampaikan menunjukkan ketertarikan peserta untuk mengetahui cara mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Selain persoalan sampah, pengelolaan limbah cair juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di area pondok pesantren dinilai perlu diperhatikan agar limbah tidak mencemari lingkungan sekitar. Di samping itu, pembuatan lubang biopori juga menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas dan konservasi air di lingkungan pondok pesantren.

Melalui kegiatan edukasi dan praktik tersebut, pengelolaan sampah di lingkungan sekolah dan pondok pesantren diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari. Pemanfaatan sampah organik, pengembangan bank sampah, pembuatan kompos, budidaya maggot, serta pemanfaatan lahan kosong menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sekolah dan pondok pesantren yang lebih bersih dan berkelanjutan.




Berita Purworejo

Instagram


Counter Pengunjung