- Pentingnya Ketepatan Waktu dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas
- Pemeliharaan Vegetasi Di Kawasan Perkotaan
- Sekdin Serahkan SK ASN yang memasuki masa purna tugas
- Pasca Karnaval Pasukan Ungu Gerak Cepat Bersihkan Kota Purworejo
- Dari Karnaval untuk Lingkungan : Bagikan Kompos, Eco Enzim hingga Bibit Tanaman kepada Masyarakat
- Final Checking Persiapan Karnaval Kabupaten Purworejo Dimatangkan
- DLHP Purworejo Laksanakan Pemantauan dan Evaluasi Aksi Mitigasi Perubahan Iklim
- Pasukan Ungu Bersihkan Jalur Pasca Karnaval Kemerdekaan Kutoarjo
- Rapat Koordinasi Persampahan Bahas Persiapan Pengelolaan Sampah dari Sumber
- Pasukan Ungu Kumpulkan 1.450 Kilogram Sampah Pasca Karnaval Sekolah
Pembibitan mangrove sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya konservasi lingkungan pesisir

Kamis, 15 Januari 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo melalui Bidang Konservasi dan Penataan Lingkungan melaksanakan kegiatan pembibitan mangrove sebanyak kurang lebih 200 batang. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung upaya konservasi lingkungan pesisir serta penataan kawasan yang berwawasan lingkungan di Kabupaten Purworejo.
Kegiatan pembibitan mangrove dilaksanakan dengan memperhatikan aspek teknis dan keberlanjutan, mulai dari pemilihan jenis mangrove yang sesuai dengan karakteristik wilayah, penyemaian bibit, hingga perawatan awal agar bibit dapat tumbuh dengan baik dan siap ditanam. Pembibitan ini dipersiapkan sebagai bagian dari program rehabilitasi ekosistem mangrove yang berfungsi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.
Mangrove memiliki peran strategis sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi, peredam gelombang, serta sebagai habitat berbagai jenis biota laut dan pesisir. Selain itu, ekosistem mangrove juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan, menyerap karbon, serta mendukung ketahanan ekosistem terhadap dampak perubahan iklim.
Melalui kegiatan ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian ekosistem mangrove, baik di kalangan internal perangkat daerah maupun masyarakat. Ketersediaan bibit mangrove yang memadai diharapkan dapat mendukung kegiatan penanaman secara berkelanjutan pada lokasi-lokasi yang membutuhkan pemulihan lingkungan.



