- Peduli Terhadap Lingkungan Sekaligus Meningkatkan Kesadaran Seluruh Pegawai Akan Pentingnya Menjaga Kebersihan, Keindahan, Dan Kenyamanan Lingkungan Kerja
- Rapat Koordinasi Paparan Persiapan Kelengkapan Readiness Criteria LSDP
- Focus Group Discussion (FGD) dan Penentuan Isu Prioritas dalam Penyusunan Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Rapat Koordinasi Sewa Tanah dan Bangunan Shelter di kawasan Heroes Park
- DLHP Purworejo Ikuti Rakor Teknis Pembinaan Pengelolaan Sampah dan KIE di Banyumas
- Sinergitas antara perangkat daerah dengan unsur legislatif optimalisasi pengelolaan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah
- Korve untuk menjaga kebersihan lingkungan kerja
- DLHP Melaksankan pembinaan awal bagi Calon Sekolah Adiwiyata di Beberapa Sekolah
- Pemkab Purworejo Siap Dukung Keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih
- Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Realisasi Fisik
Peduli Terhadap Lingkungan Sekaligus Meningkatkan Kesadaran Seluruh Pegawai Akan Pentingnya Menjaga Kebersihan, Keindahan, Dan Kenyamanan Lingkungan Kerja

Jum’at, 13 Maret 2026, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan korve (Kerja Bakti) di wilayah kerja lingkungan DLHP Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai DLHP sebagai bentuk partisipasi aktif dalam rangka mendukung gerakan Jawa Tengah Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Kegiatan korve tersebut merupakan upaya menumbuhkan budaya kerja yang peduli terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pegawai akan pentingnya menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan kerja. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi perilaku hidup bersih dan ramah lingkungan di lingkungan instansi pemerintah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan korve meliputi berbagai aktivitas pemeliharaan lingkungan, di antaranya pemeliharaan lubang resapan biopori, pembersihan saluran drainase, penataan ruang terbuka hijau, serta pemeliharaan taman dan area ruang terbuka hijau yang berada di sekitar lingkungan kantor DLHP. Seluruh pegawai terlibat secara aktif dalam kegiatan tersebut dengan melakukan pembersihan area kerja, merapikan tanaman, memangkas tanaman yang sudah rimbun, serta memastikan kondisi taman dan ruang terbuka hijau tetap tertata dengan baik.
Lubang resapan biopori merupakan salah satu teknologi sederhana yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan. Dengan adanya lubang biopori, air hujan dapat lebih mudah meresap ke dalam tanah sehingga dapat membantu mengurangi potensi genangan air maupun banjir. Selain itu, lubang biopori juga dapat dimanfaatkan sebagai media pengolahan sampah organik, seperti daun kering dan sisa makanan, yang nantinya dapat terurai secara alami dan menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi tanaman.
Selain itu, kegiatan pembersihan saluran drainase juga dilakukan guna memastikan aliran air dapat berjalan dengan lancar, sehingga dapat meminimalisir terjadinya genangan air terutama pada saat musim hujan. Upaya ini merupakan langkah sederhana namun penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang baik di kawasan perkantoran.



