- Keberadaan bank sampah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah
- Kadin berikan penghargaan atas pengabdian dan dedikasi 2 ASN yang memasuki masa purna tugas
- Kobarkan Semangat Persatuan dan Patriotisme, DLHP Purworejo Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98
- Pelatihan Penanganan Hiu Laut dan Biota Laut
- Sekda Purworejo Pimpin Rapat Koordinasi Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah
- cara Usai, Pasukan Ungu Beraksi! Tangani 1.496 Kg Sampah dalam Rangkaian Hari Jadi ke-78 DPRD Purworejo
- Kepala DLHP Purworejo Pimpin Aksi Korve di Kawasan GOR Sarwo Edhi Wibowo, Dukung Gerakan Indonesia ASRI
- Aktif Berdiskusi, Bawa Pulang Kompos! DLHP Purworejo Dorong Pengelolaan Sampah di Kecamatan Bruno
- Verifikasi Teknis IPAL dan Pemenuhan baku Mutu
- Saka Kalpataru Kalpataru Belajar Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir
Bank Sampah Pelopor Adakan Kegiatan Penmbangan Sampah

Jum'at, 23 Oktober 2026 — Bank Sampah Pelopor Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan pengumpulan, penimbangan, dan pemilahan sampah dari masing-masing bidang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh pengurus yang bertugas sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah di lingkungan perkantoran.
Dalam kegiatan tersebut, sampah yang telah dikumpulkan dari masing-masing bidang ditimbang dan dicatat berdasarkan jenisnya. Selanjutnya, dilakukan pemilahan untuk memisahkan sampah sesuai karakteristik material sehingga lebih mudah dikelola dan memiliki nilai jual yang lebih optimal.
Adapun sampah yang berhasil dikumpulkan pada kegiatan kali ini meliputi kertas HVS sebanyak 11 kg, duplex 7,7 kg, kardus 2,4 kg, gelas plastik air mineral (aqua) 8,5 kg, emberan 0,4 kg, serta kardus semen 2,3 kg. Selain itu, terkumpul pula tiga buah botol sirup yang dipisahkan berdasarkan jenis materialnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa sampah yang dihasilkan dari aktivitas perkantoran masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali apabila dikelola dengan tepat. Melalui pemilahan berdasarkan jenis material, sampah yang masih bernilai ekonomis dapat dikumpulkan secara terpisah sehingga memudahkan proses penyaluran kepada pengepul atau pihak yang melakukan pemanfaatan kembali.
Keberadaan Bank Sampah Pelopor juga menjadi sarana untuk membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya. Setiap bidang memiliki peran dalam mendukung pengelolaan sampah melalui pemisahan sampah yang dihasilkan dari kegiatan sehari-hari, sehingga tidak seluruhnya berakhir sebagai sampah residu yang harus dibuang ke tempat pemrosesan akhir.
Selain memberikan manfaat ekonomis, kegiatan ini turut mendukung penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), yaitu mengurangi timbulan sampah, menggunakan kembali material yang masih layak, serta mendaur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan. Penerapan prinsip tersebut di lingkungan kantor diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang sekaligus meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.



