- Pembekalan Program Adiwiyata dan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) bagi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) dan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM)
- Sosialisasi dan Koordinasi Calon Penerima Hibah Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bank Sampah Tahun 2026
- PPPK DLHP Purworejo Ikuti Sosialisasi Perpanjangan Perjanjian Kerja Secara Daring
- Pemeliharaan Rutin Vegetasi Perkotaan Guna Menjaga Keselamatan Pengguna Jalan
- Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
- Bupati Purworejo Serahkan Penghargaan ProKlim 2026, Apresiasi Komitmen Masyarakat dalam Aksi Iklim Berkelanjutan
- Aksi Mageri Segoro Warnai Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, 350 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Ngombol
- Bupati Purworejo Pimpin Apel Peringatan Hari LH Sedunia Tahun 2026 Tingkat kabupaten Purworejo
- Gerakan Indonesia ASRI Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
- KLH melaksanakan pengawasan penaatan pengelolaan sampah pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jetis Kabupaten Purworejo
Pasca Lebaran Bank Sampah Manfaat Mengaktifkan Kembali Rutinitas Pengelolaan Sampah

Sabtu, 4 April 2026, Bank Sampah Manfaat Desa Pekacangan, Kecamatan Pituruh, kembali melaksanakan kegiatan operasional pengelolaan sampah pasca Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengaktifkan kembali rutinitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat setelah lebaran.
Kegiatan diawali dengan proses pengumpulan dan pemilahan sampah dari anggota, yang meliputi sampah anorganik bernilai ekonomis seperti plastik, kertas, dan logam. Selanjutnya dilakukan penimbangan serta pencatatan pada buku tabungan sampah sebagai bagian dari sistem administrasi yang telah diterapkan. Selain itu, pengurus juga melakukan penataan kembali area penyimpanan hasil pilah guna menjaga kebersihan dan keteraturan lokasi bank sampah.
Bank Sampah Manfaat merupakan salah satu kelompok binaan Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, bank sampah ini didorong untuk menerapkan prinsip pengelolaan sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) secara konsisten serta meningkatkan kapasitas kelembagaan dan partisipasi masyarakat.
Momentum pasca lebaran ini juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi antar pengurus dan anggota dalam memperkuat komitmen bersama terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dengan kembali aktifnya kegiatan Bank Sampah Manfaat, diharapkan dapat mendukung upaya pengurangan timbulan sampah di tingkat desa sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Ke depan, Bank Sampah Manfaat Desa Pekacangan diharapkan terus berkembang sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah yang efektif, tertib, dan berwawasan lingkungan.



