- Pembekalan Program Adiwiyata dan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) bagi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) dan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM)
- Sosialisasi dan Koordinasi Calon Penerima Hibah Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bank Sampah Tahun 2026
- PPPK DLHP Purworejo Ikuti Sosialisasi Perpanjangan Perjanjian Kerja Secara Daring
- Pemeliharaan Rutin Vegetasi Perkotaan Guna Menjaga Keselamatan Pengguna Jalan
- Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
- Bupati Purworejo Serahkan Penghargaan ProKlim 2026, Apresiasi Komitmen Masyarakat dalam Aksi Iklim Berkelanjutan
- Aksi Mageri Segoro Warnai Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, 350 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Ngombol
- Bupati Purworejo Pimpin Apel Peringatan Hari LH Sedunia Tahun 2026 Tingkat kabupaten Purworejo
- Gerakan Indonesia ASRI Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
- KLH melaksanakan pengawasan penaatan pengelolaan sampah pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jetis Kabupaten Purworejo
Bupati Purworejo Pimpin Apel Peringatan Hari LH Sedunia Tahun 2026 Tingkat kabupaten Purworejo

Sabtu, 6 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan menyelenggarakan Apel Bersama diikuti oleh unsur TNI, Polri, perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai elemen masyarakat.
Apel bersama tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendorong penguatan aksi nyata perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Bupati Purworejo menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, seluruh pihak diharapkan tidak hanya memperingati secara seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan aksi-aksi nyata yang terukur, terdokumentasi, dan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan upaya pengendalian perubahan iklim membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat. Melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), seluruh komponen bangsa diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.
Kegiatan apel bersama ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung berbagai program pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Purworejo. Kehadiran unsur TNI, Polri, dan perangkat daerah menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.



