- Pemeliharaan dan penggantian pot tanaman di sepanjang Jalan Merpati
- Apel Pagi : Penanggung jawab kegiatan agar segera melakukan pengecekan dan memastikan Realisasi Kinerja Fisik
- Upaya rutin dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan
- DLHP Purworejo Hadiri FGD Sinergi Branding Garam IG Jawa Tengah
- SINERGI DLHP PURWOREJO DAN SEALIFE INDONESIA DALAM PENANGANAN SATWA (DILINDUNGI) YANG TERDAMPAR
- Gerakan Bersih Sampah di Kabupaten Purworejo
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Pimpin Apel di Halaman DLH
- RAKOR PENYUSUNAN SLHD 2026, PERKUAT BASIS DATA MENUJU NIRWASITA TANTRA
- Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan, 54 Sekolah di Purworejo Ikuti Sosialisasi Program Adiwiyata
- Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang transparan, akuntabel, dan responsif
Paparan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Feasibility Study (FS)

Rabu 5 Nopember 2025 – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo menyelenggarakan kegiatan Rapat Paparan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan dan Dokumen Lingkungan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jetis. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Adipura DLHP dihadiri oleh Tim Penyusunan beserta jajaran pejabat dan staf terkait.
Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam rangka penyusunan dokumen perencanaan teknis yang komprehensif dan berkelanjutan terhadap pengelolaan TPA Jetis. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran menyeluruh mengenai aspek teknis, ekonomi, sosial, serta lingkungan yang menjadi dasar penentuan kelayakan pengembangan fasilitas pengelolaan sampah tersebut.
Penyusunan dokumen FS dan dokumen lingkungan ini merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah secara terpadu dan ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen DLHP dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Selanjutnya, Tim Penyusunan memaparkan rencana kerja, ruang lingkup kajian, serta metodologi yang akan digunakan dalam penyusunan dokumen. Proses ini akan melibatkan koordinasi lintas sektor dan pengumpulan data lapangan untuk memastikan hasil kajian yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan daerah.



